Bagi para pemain ini, berkembang tidak selalu berarti bertahan di Eropa, melainkan berada di lingkungan yang memberi tanggung jawab nyata di lapangan.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah kemudahan pemantauan oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Bermain di Liga 1 membuat para pemain lebih mudah dipantau secara langsung, baik dari sisi fisik, taktikal, maupun mental.
Kedekatan geografis juga memudahkan adaptasi ke agenda Timnas, termasuk pemusatan latihan dan pertandingan internasional.
Dalam konteks ini, bermain di Indonesia justru meningkatkan peluang konsistensi pemanggilan ke skuad Garuda.
Tak bisa dipungkiri, aspek finansial juga berperan.
Klub-klub Liga 1 kini mampu menawarkan kontrak kompetitif, bahkan dalam beberapa kasus lebih stabil dibandingkan klub level menengah di Eropa.
Bagi pemain matang seperti Jordi Amat dan Shayne Pattynama yang bergabung ke Persija Jakarta, stabilitas kontrak menjadi faktor penting untuk menjaga fokus dan performa.
Selain nilai ekonomi, kenyamanan keluarga dan adaptasi budaya turut memengaruhi keputusan mereka.
Fenomena ini menegaskan bahwa Liga 1 Indonesia tengah memasuki fase baru.

