24 C
Makassar
3 February 2026, 5:35 AM WITA

Bayern Munchen vs Union SG: Vincent Kompany Waspadai Momen Heroik Sang Underdog

Overview

  • Pertandingan mendatang antara Bayern Munchen dan Union Saint-Gilloise (Union SG) di Liga Champions bukan sekadar laga biasa bagi Vincent Kompany.
  • Pelatih asal Belgia tersebut mengakui bahwa menganalisis kekuatan Union SG membutuhkan waktu ekstra karena fleksibilitas taktik mereka.
  • Sementara itu, kubu Bayern tetap mengandalkan ketajaman Harry Kane dan kreativitas Aleksandar Pavlović untuk menembus pertahanan rapat lawan.
  • Di sisi lain, Union SG datang dengan status underdog yang siap mengejutkan panggung Eropa.

SulawesiPos.com, Munich – Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, memberikan peringatan keras kepada skuadnya jelang laga krusial melawan wakil Belgia, Union Saint-Gilloise.

Kompany mengungkapkan bahwa persiapan pekan ini jauh lebih berat dari biasanya karena kompleksitas permainan lawan.

“Biasanya saya butuh dua jam untuk menganalisis peluang lawan, tapi pekan ini saya butuh dua hari,” ujar Kompany.

Ia mencatat bahwa Union SG memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dalam berbagai situasi, baik saat menghadapi tekanan tinggi (high press) maupun blok pertahanan rendah (low block).

Baca Juga: 
Lamine Yamal Siap Tampil di Final El Clasico Spanish Super Cup, Ancaman Nyata bagi Real Madrid

Kompany, yang pernah menghadapi Union SG saat melatih Anderlecht, menekankan bahwa tim tamu bertransformasi menjadi tim yang sangat berbahaya di kancah Eropa.

“Di liga domestik mereka suka mendominasi, tetapi di Liga Champions mereka sangat nyaman menjadi underdog. Mereka sering menciptakan momen-momen heroik, jadi kami harus sangat berhati-hati,” tambahnya.

Dalam upaya mengamankan poin penuh, Kompany memberikan pujian setinggi langit kepada ujung tombaknya, Harry Kane.

Menurutnya, pengalaman Kane dalam mencari ruang kosong dan kemampuan mencetak gol dari jarak jauh adalah aset yang tidak ternilai.

Gelandang muda Aleksandar Pavlović juga menyatakan kesiapannya.

Ia mengakui bahwa Union SG memiliki lini tengah yang teknis dan serangan balik yang mematikan.

Overview

  • Pertandingan mendatang antara Bayern Munchen dan Union Saint-Gilloise (Union SG) di Liga Champions bukan sekadar laga biasa bagi Vincent Kompany.
  • Pelatih asal Belgia tersebut mengakui bahwa menganalisis kekuatan Union SG membutuhkan waktu ekstra karena fleksibilitas taktik mereka.
  • Sementara itu, kubu Bayern tetap mengandalkan ketajaman Harry Kane dan kreativitas Aleksandar Pavlović untuk menembus pertahanan rapat lawan.
  • Di sisi lain, Union SG datang dengan status underdog yang siap mengejutkan panggung Eropa.

SulawesiPos.com, Munich – Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, memberikan peringatan keras kepada skuadnya jelang laga krusial melawan wakil Belgia, Union Saint-Gilloise.

Kompany mengungkapkan bahwa persiapan pekan ini jauh lebih berat dari biasanya karena kompleksitas permainan lawan.

“Biasanya saya butuh dua jam untuk menganalisis peluang lawan, tapi pekan ini saya butuh dua hari,” ujar Kompany.

Ia mencatat bahwa Union SG memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dalam berbagai situasi, baik saat menghadapi tekanan tinggi (high press) maupun blok pertahanan rendah (low block).

Baca Juga: 
Lamine Yamal Siap Tampil di Final El Clasico Spanish Super Cup, Ancaman Nyata bagi Real Madrid

Kompany, yang pernah menghadapi Union SG saat melatih Anderlecht, menekankan bahwa tim tamu bertransformasi menjadi tim yang sangat berbahaya di kancah Eropa.

“Di liga domestik mereka suka mendominasi, tetapi di Liga Champions mereka sangat nyaman menjadi underdog. Mereka sering menciptakan momen-momen heroik, jadi kami harus sangat berhati-hati,” tambahnya.

Dalam upaya mengamankan poin penuh, Kompany memberikan pujian setinggi langit kepada ujung tombaknya, Harry Kane.

Menurutnya, pengalaman Kane dalam mencari ruang kosong dan kemampuan mencetak gol dari jarak jauh adalah aset yang tidak ternilai.

Gelandang muda Aleksandar Pavlović juga menyatakan kesiapannya.

Ia mengakui bahwa Union SG memiliki lini tengah yang teknis dan serangan balik yang mematikan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/