Overview
- Fenomena hijrahnya pemain asing dari Liga India ke Liga Indonesia menjadi perhatian publik sepak bola Asia.
- Ketidakpastian Liga India musim 2025/2026 mendorong banyak pemain memilih berkarier di Indonesia, yang dinilai lebih stabil dan kompetitif.
- Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan kualitas dan daya tarik Liga Indonesia.
SulawesiPos.com, Jakarta – Gelombang kedatangan pemain asing dari Liga India ke Liga Indonesia menjadi sorotan publik sepak bola Tanah Air.
Fenomena ini ramai diperbincangkan setelah beredarnya unggahan bertajuk “Yang India-India Aja” yang menampilkan sejumlah pemain eks Liga India yang kini merumput di kompetisi Indonesia.
Nama-nama seperti Borja Herrera, Iker Guarrotxena, Tiri, Jon Toral, Adrian Luna, Alae Ajaraie, hingga Juan Mera tercatat memperkuat berbagai klub Liga Indonesia.
Mayoritas dari mereka sebelumnya tampil di Indian Super League (ISL) bersama klub-klub papan atas India.
Masuknya para pemain tersebut tak lepas dari situasi kompetisi Liga India musim 2025/2026 yang gagal bergulir sesuai rencana.
Ketidakpastian kompetisi membuat banyak pemain asing memilih hengkang demi menjaga ritme bermain dan kelangsungan karier profesional mereka.
Liga Indonesia pun menjadi destinasi menarik.
Selain faktor kompetisi yang berjalan normal, klub-klub Indonesia dinilai mampu menawarkan tantangan kompetitif, atmosfer suporter yang fanatik, serta peluang tampil reguler bagi para pemain asing tersebut.
Fenomena ini memberi dampak positif bagi Liga Indonesia, khususnya dari sisi kualitas permainan dan pengalaman pemain.
Kehadiran eks pemain Liga India yang sarat jam terbang di kompetisi Asia diharapkan mampu meningkatkan daya saing klub serta menarik perhatian publik yang lebih luas.

