Ancaman tersebut menjadi sinyal kuat bahwa krisis yang dialami Sriwijaya FC bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga menyangkut stabilitas klub secara menyeluruh.
Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa solusi konkret, masa depan Sriwijaya FC di Liga 2 kian berada di ujung tanduk, dengan ancaman degradasi yang semakin sulit dihindari.

