27 C
Makassar
18 January 2026, 17:38 PM WITA

Sriwijaya FC Dibantai Bekasi City 0-7, Krisis Makin Parah dan Terbenam di Dasar Klasemen Liga 2

Overview

  • Sriwijaya FC berada dalam situasi paling sulit sepanjang kiprahnya di Liga 2 musim ini.
  • Kekalahan telak 0-7 dari Bekasi City pada laga fase Grup A semakin menegaskan keterpurukan Laskar Wong Kito.
  • Belum sekalipun meraih kemenangan, minim pemain saat laga tandang, hengkangnya sejumlah pemain, hingga ancaman mundurnya pelatih akibat masalah gaji
  • Rangkaian krisis yang kini membelit Sriwijaya FC dan membuat posisi mereka kian terancam di dasar klasemen.

SulawesiPos.com – Kondisi Sriwijaya FC semakin mengkhawatirkan di kompetisi Liga 2 musim ini.

Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu kembali menelan hasil pahit setelah dibantai Bekasi City dengan skor telak 0-7 pada laga fase grup A yang digelar hari ini.

Kekalahan memalukan tersebut memperpanjang catatan buruk Sriwijaya FC yang hingga pekan ke-16 belum sekalipun meraih kemenangan.

Berdasarkan klasemen sementara Grup A, Sriwijaya FC kini terpuruk di posisi juru kunci dengan koleksi hanya dua poin dari 16 pertandingan, serta selisih gol yang sangat mencolok, 13 memasukkan dan 49 kebobolan.

Baca Juga: 
Justin Hubner Cetak Gol Injury Time, Fortuna Sittard Tahan Imbang Go Ahead Eagles

Situasi internal tim turut memperparah performa di lapangan.

Dalam laga tandang terakhir, Sriwijaya FC dikabarkan hanya membawa 15 pemain saat bertolak dari Sumatera menggunakan bus, tanpa didampingi tim medis.

Kondisi tersebut jelas memengaruhi kesiapan fisik dan mental pemain menghadapi pertandingan krusial.

Tak hanya itu, krisis di tubuh tim semakin nyata setelah empat pemain kembali memilih hengkang dari skuad.

Masalah finansial menjadi sorotan utama, di mana gaji pemain dan staf pelatih disebut belum dibayarkan selama beberapa waktu.

Pelatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, bahkan dikabarkan mengancam akan mundur dari jabatannya apabila permasalahan gaji tak segera diselesaikan oleh manajemen.

Overview

  • Sriwijaya FC berada dalam situasi paling sulit sepanjang kiprahnya di Liga 2 musim ini.
  • Kekalahan telak 0-7 dari Bekasi City pada laga fase Grup A semakin menegaskan keterpurukan Laskar Wong Kito.
  • Belum sekalipun meraih kemenangan, minim pemain saat laga tandang, hengkangnya sejumlah pemain, hingga ancaman mundurnya pelatih akibat masalah gaji
  • Rangkaian krisis yang kini membelit Sriwijaya FC dan membuat posisi mereka kian terancam di dasar klasemen.

SulawesiPos.com – Kondisi Sriwijaya FC semakin mengkhawatirkan di kompetisi Liga 2 musim ini.

Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu kembali menelan hasil pahit setelah dibantai Bekasi City dengan skor telak 0-7 pada laga fase grup A yang digelar hari ini.

Kekalahan memalukan tersebut memperpanjang catatan buruk Sriwijaya FC yang hingga pekan ke-16 belum sekalipun meraih kemenangan.

Berdasarkan klasemen sementara Grup A, Sriwijaya FC kini terpuruk di posisi juru kunci dengan koleksi hanya dua poin dari 16 pertandingan, serta selisih gol yang sangat mencolok, 13 memasukkan dan 49 kebobolan.

Baca Juga: 
John Herdman Berpeluang Latih Timnas Indonesia, Dukungan Publik Menguat

Situasi internal tim turut memperparah performa di lapangan.

Dalam laga tandang terakhir, Sriwijaya FC dikabarkan hanya membawa 15 pemain saat bertolak dari Sumatera menggunakan bus, tanpa didampingi tim medis.

Kondisi tersebut jelas memengaruhi kesiapan fisik dan mental pemain menghadapi pertandingan krusial.

Tak hanya itu, krisis di tubuh tim semakin nyata setelah empat pemain kembali memilih hengkang dari skuad.

Masalah finansial menjadi sorotan utama, di mana gaji pemain dan staf pelatih disebut belum dibayarkan selama beberapa waktu.

Pelatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, bahkan dikabarkan mengancam akan mundur dari jabatannya apabila permasalahan gaji tak segera diselesaikan oleh manajemen.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/