Dukungan terbuka dari Khabib pun memperkuat citra Xabi Alonso sebagai pelatih yang dihormati, meski harus mengakhiri masa jabatannya lebih cepat.
Komentar tersebut sekaligus memicu diskusi luas di kalangan penggemar sepak bola tentang pergeseran kekuasaan dalam tim-tim elite, ketika kepentingan dan ego pemain bintang dinilai kerap mengalahkan otoritas pelatih.

