Overview
- Awal 2026 langsung diwarnai gejolak dalam dua pekan, tiga pelatih top Eropa dipecat
- Enzo Maresca oleh Chelsea (1 Januari), Ruben Amorim oleh Manchester United (5 Januari), dan Xabi Alonso oleh Real Madrid (12 Januari).
- Tekanan tinggi membuat klub-klub besar tak ragu mengambil keputusan cepat
SulawesiPos.com – Awal tahun 2026 langsung diwarnai gejolak besar di sepak bola Eropa.
Baru memasuki pertengahan Januari, tercatat sudah tiga pelatih top yang harus kehilangan jabatannya akibat hasil buruk dan tekanan manajemen klub.
Pemecatan pertama terjadi pada 1 Januari 2026, saat Chelsea resmi mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca.
Manajemen The Blues menilai performa tim tidak menunjukkan perkembangan signifikan, meski telah mendapat dukungan penuh di bursa transfer.
Empat hari berselang, tepatnya 5 Januari 2026, giliran Manchester United yang mengambil keputusan tegas dengan memecat Ruben Amorim.
Rentetan hasil negatif di Liga Inggris serta kegagalan bersaing di papan atas menjadi alasan utama manajemen Setan Merah mengakhiri era singkat pelatih asal Portugal tersebut.
Gelombang pemecatan berlanjut pada 12 Januari 2026, ketika Real Madrid secara mengejutkan memecat Xabi Alonso.
Meski datang dengan reputasi besar, Alonso gagal memenuhi ekspektasi tinggi Los Blancos, terutama setelah serangkaian hasil mengecewakan di kompetisi domestik dan Eropa.
Tiga pemecatan dalam kurun waktu kurang dari dua pekan ini menegaskan betapa kerasnya tekanan di level elite sepak bola Eropa.
Awal 2026 pun menjadi pengingat bahwa nama besar dan status legenda tak selalu menjamin kesabaran manajemen klub.

