Insiden ini menambah tensi derby Madrid, yang memang dikenal selalu berjalan ketat dan emosional.
Xabi Alonso, pelatih Real Madrid, membela pemainnya dan menegaskan pentingnya sportivitas.
Alonso menyatakan bahwa komentar Simeone melewati batas dan menekankan bahwa segala bentuk provokasi harus dijaga agar tetap dalam koridor fair play.
Pernyataan ini menambah sorotan publik terhadap insiden yang terjadi di pinggir lapangan, sekaligus menegaskan dukungan klub terhadap Vinícius Júnior.
Dengan kemenangan ini, Real Madrid memperkuat dominasinya dalam derby Madrid dan memastikan satu tempat di final menghadapi Barcelona.
Laga semifinal ini juga menjadi pengingat bahwa selain teknik dan strategi, emosi dan rivalitas selalu menjadi bumbu menarik dalam sejarah persaingan dua klub ibu kota Spanyol ini.

