27 C
Makassar
18 January 2026, 17:36 PM WITA

Legenda United Nicky Butt Tolak Enzo Maresca, Gary Neville Dukung Identitas Klub

SulawesiPos.com – Manchester United tengah berada di persimpangan penting setelah memecat Ruben Amorim sebagai pelatih kepala, dan nama Enzo Maresca muncul sebagai salah satu kandidat kuat untuk menggantikan posisi tersebut.

Namun, salah satu legenda klub, Nicky Butt, secara terbuka menolak ide penunjukan Maresca terutama karena latar belakangnya yang kuat sebagai pendukung dan bagian dari Manchester City, rival sekota United.

Butt, anggota legendaris Class of 92 United, mengancam akan mengembalikan tiket musimnya jika klub benar‑benar menunjuk Maresca sebagai manajer baru.

Meskipun mengaku menghormati kemampuan teknis Maresca sebagai pelatih, Butt mengatakan bahwa sejarah keterlibatan sang pelatih dengan Manchester City membuatnya sulit diterima oleh pendukung United sejati.

“Kalau Maresca masuk, saya menyukai dia sebagai seorang pelatih, saya benar‑benar menyukainya dengan latar belakangnya saya akan mengembalikan tiket terusan saya,” ucap Butt tegas, mempertegas pentingnya DNA dan identitas Manchester United dalam setiap keputusan besar klub.

Butt juga menyoroti kekhawatiran bahwa penunjukan pelatih yang memiliki hubungan kuat dengan Manchester City bisa memperlemah identitas klub yang selama ini dibangun dari tradisi dan rivalitas klasik di sepak bola Inggris.

Baca Juga: 
Insiden Tendang Dada Warnai Liga 4, Pemain Putra Jaya Jadi Sorotan

Selain Butt, nama Paul Scholes juga menimbulkan perdebatan serupa dengan menilai bahwa gaya pelatihan Maresca lebih cocok dengan filosofi yang pernah dijalankan di City daripada di Old Trafford.

Sementara itu, legenda United lain seperti Gary Neville juga terus berbicara soal pentingnya menjaga tradisi dan standar klub dalam konteks kritik terhadap performa tim belakangan ini, meskipun komentarnya lebih fokus pada situasi taktik dan hasil pertandingan.

Dengan penolakan dari suara‑suara besar seperti Butt dan Scholes, keputusan manajemen United dalam beberapa pekan ke depan akan sangat menentukan arah klub musim ini dan bagaimana mereka menjaga hubungan dengan basis pendukung setianya.

SulawesiPos.com – Manchester United tengah berada di persimpangan penting setelah memecat Ruben Amorim sebagai pelatih kepala, dan nama Enzo Maresca muncul sebagai salah satu kandidat kuat untuk menggantikan posisi tersebut.

Namun, salah satu legenda klub, Nicky Butt, secara terbuka menolak ide penunjukan Maresca terutama karena latar belakangnya yang kuat sebagai pendukung dan bagian dari Manchester City, rival sekota United.

Butt, anggota legendaris Class of 92 United, mengancam akan mengembalikan tiket musimnya jika klub benar‑benar menunjuk Maresca sebagai manajer baru.

Meskipun mengaku menghormati kemampuan teknis Maresca sebagai pelatih, Butt mengatakan bahwa sejarah keterlibatan sang pelatih dengan Manchester City membuatnya sulit diterima oleh pendukung United sejati.

“Kalau Maresca masuk, saya menyukai dia sebagai seorang pelatih, saya benar‑benar menyukainya dengan latar belakangnya saya akan mengembalikan tiket terusan saya,” ucap Butt tegas, mempertegas pentingnya DNA dan identitas Manchester United dalam setiap keputusan besar klub.

Butt juga menyoroti kekhawatiran bahwa penunjukan pelatih yang memiliki hubungan kuat dengan Manchester City bisa memperlemah identitas klub yang selama ini dibangun dari tradisi dan rivalitas klasik di sepak bola Inggris.

Baca Juga: 
John Herdman Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia

Selain Butt, nama Paul Scholes juga menimbulkan perdebatan serupa dengan menilai bahwa gaya pelatihan Maresca lebih cocok dengan filosofi yang pernah dijalankan di City daripada di Old Trafford.

Sementara itu, legenda United lain seperti Gary Neville juga terus berbicara soal pentingnya menjaga tradisi dan standar klub dalam konteks kritik terhadap performa tim belakangan ini, meskipun komentarnya lebih fokus pada situasi taktik dan hasil pertandingan.

Dengan penolakan dari suara‑suara besar seperti Butt dan Scholes, keputusan manajemen United dalam beberapa pekan ke depan akan sangat menentukan arah klub musim ini dan bagaimana mereka menjaga hubungan dengan basis pendukung setianya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/