Kategori: Politik

Sekjen Golkar: Jangan Duduk Manis, Jadilah Motor Penggerak Rakyat!

SulawesiPos.com — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Sarmuji, memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader beringin yang menduduki jabatan di lini eksekutif maupun legislatif.

Ia mendesak para kepala daerah dan anggota DPRD dari Fraksi Golkar untuk tidak sekadar menikmati kursi kekuasaan, melainkan bertransformasi menjadi motor penggerak utama partai di tengah masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Sarmuji saat memberikan arahan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar dari 11 Provinsi di Makassar, Sabtu (17/10/2026).

“Wajah Partai Golkar ada pada anggota fraksi dan kader-kader yang duduk di pemerintahan. Jadi merekalah yang menjadi ujung tombak Partai Golkar,” kata Sarmuji.

Sarmuji menjelaskan bahwa ukuran keberhasilan Golkar di era modern tidak lagi sebatas kemenangan elektoral belaka. Kehadiran kader di pemerintahan baru dianggap berhasil jika mampu memberikan dampak konkret dan membawa manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat luas.

Dinamika politik kekinian, menurutnya, menuntut partai untuk selalu hadir secara riil di tengah warga.

Oleh sebab itu, kekuatan Golkar ke depan tidak boleh lagi hanya bergantung pada struktur organisasi formal di atas kertas, melainkan harus dibuktikan lewat kerja-kerja nyata.

Dalam kesempatan tersebut, Sarmuji juga secara terbuka menyentil kebiasaan sebagian oknum pejabat maupun legislator yang mendadak memutus komunikasi dengan masyarakat pascapemilu.

“Banyak anggota DPR, DPRD, dan kepala daerah setelah terpilih ganti nomor telepon. Padahal sebelum terpilih bagi-bagi nomor telepon. Jadi tolong, jangan lagi terjadi,” ujar Sarmuji.

Ia menegaskan bahwa legitimasi kekuasaan yang diemban oleh para kepala daerah dan legislator dari Partai Golkar harus dikembalikan pada esensi dasarnya, yaitu melayani masyarakat. Kader di pemerintahan merupakan Wajah Partai yang dinilai langsung oleh publik setiap hari, sehingga tidak boleh ada jarak dengan konstituen.

Secara khusus, Sarmuji menginstruksikan para kepala daerah dari Partai Golkar untuk tidak setengah-setengah dalam mengeksekusi program kerja.

Kebijakan fiskal dan program pembangunan daerah wajib dipastikan beririsan langsung dengan solusi atas persoalan riil yang dihadapi rakyat di lapangan.

Sementara bagi para wakil rakyat di parlemen, Sarmuji meminta anggota fraksi Golkar di DPRD untuk tampil lebih agresif dan produktif dalam mengawal aspirasi pemilih.

Fungsi legislasi, penganggaran, serta pengawasan harus dioptimalkan agar dewan menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan masyarakat lokal.

Meski demikian, Sarmuji mengingatkan bahwa kerja eksekutif dan legislatif tidak akan maksimal jika berjalan sendiri-sendiri. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi yang kokoh antara kepala daerah, anggota fraksi, dan pengurus partai di semua tingkatan demi menjaga konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput.

Menutup arahannya, Sarmuji mengingatkan bahwa mandat kekuasaan yang dipegang saat ini merupakan amanah sejarah yang harus dipertanggungjawabkan secara moral dan politik.

“Buktikan kepada rakyat bahwa kehadiran Partai Golkar di setiap lini pemerintahan benar-benar menghadirkan manfaat nyata, membawa perubahan positif, dan menjawab asa masyarakat luas,” pungkas Sarmuji.

 

MN Abdurrahman

Bagikan
Diterbitkan oleh
MN Abdurrahman
Tag: Bimtek Golkar DPP Partai Golkar DPRD Fraksi Golkar Golkar Kepala Daerah Makassar politik Indonesia Sarmuji