DR Abustan SH, MH, mantan Anggota DPRD Sulsel dan mantan Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional
SulawesiPos.com – Mantan Anggota DPR RI sekaligus mantan Wakil Bupati Soppeng, Supriansa, mengenang almarhum Dr Abustan sebagai sahabat yang jujur dan baik hati setelah tokoh PAN Sulawesi Selatan dan akademisi hukum itu wafat pada usia 64 tahun. Kenangan itu muncul saat Supriansa mengingat masa-masa awal mereka merintis hidup di Jakarta sejak 2007.
Di mata Supriansa, Abustan bukan hanya dikenal sebagai mantan aktivis, politisi, dan akademisi, tetapi juga pribadi yang sederhana. Ia menyebut kedekatan mereka terjalin saat sama-sama sedang membangun jalan hidup di ibu kota, termasuk ketika dirinya mulai merintis karier sebagai pengacara.
“Awal mula menetap di Jakarta, kami sering sama-sama nongkrong sambil tidur-tiduran di masjid, biasa di Masjid Istiqlal atau Masjid Sunda Kelapa, kita tidur-tiduran dari dzuhur sampai ashar, setelah itu kita lanjutkan perjalanan yang tak jelas mau ke mana,” ujar Supriansa.
Menurut dia, kebersamaan seperti itu menjadi bagian dari perjalanan persahabatan mereka sebelum Abustan kemudian menapaki jalur pengabdian yang lebih luas di ruang politik, kelembagaan, dan kampus. Intensitas pertemuan keduanya mulai berkurang ketika Abustan terpilih sebagai Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) periode 2013-2016.
Meski demikian, kenangan kebersamaan itu disebut tetap melekat. Saat Supriansa menjabat sebagai Anggota DPR RI, Abustan masih kerap mengingat masa-masa tidur-tiduran di Masjid Istiqlal, sebagaimana disampaikan sahabat mereka, Anton Taufik.
Selain aktif di sejumlah organisasi, Abustan juga dikenal sebagai pengajar ilmu hukum di beberapa kampus di Jakarta. Ia turut menulis buku dan opini hukum di berbagai media massa, melengkapi kiprahnya sebagai figur yang bergerak di dunia politik dan akademik.
Jejak politik Abustan juga tercatat di Sulawesi Selatan. Ia pernah menjadi anggota DPRD Sulsel periode 1999-2004 dan lama dikenal sebagai tokoh PAN Sulsel sebelum berkiprah di tingkat nasional melalui BPKN.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di kawasan Sunter Jaya 2, Blok B 10 Nomor 37, Kompleks DKI 2, Jakarta Utara. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di TPU Rorotan, Tanjung Priok, Jakarta Utara.