25 C
Makassar
13 February 2026, 1:23 AM WITA

Menkeu Purbaya Sebut MBG Sebagai Pilar Pembangunan, Minta Tidak Diprotes

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa meminta publik tidak terlalu banyak memprotes program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia beranggapan bahwa program tersebut merupakan bagian penting dari strategi besar pembangunan ekonomi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program sosial biasa, melainkan salah satu pilar utama dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sosial politik.

“Orang-orang sering protes MBG dan program-program yang lain. Itu adalah satu pilar dari program pembangunan, Pak Presiden, pemerataan dan stabilitas sosial politik,” kata Purbaya dalam acara Economic Outlook 2026 di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Mantan Ketua LPS itu menjelaskan, tanpa fondasi pemerataan dan stabilitas sosial yang kuat, target pertumbuhan ekonomi tinggi sulit tercapai.

Karena itu, kritik berlebihan terhadap MBG dinilai tidak tepat.

“Kalau itu nggak ada (MBG), yang high economic growth-nya nggak bisa tercipta. Jadi Anda jangan protes kebanyakan MBG. Ini memang program yang diperlukan oleh masyarakat. Bagian dari tiga pilar ini,” tegasnya.

Menurut Purbaya, strategi pembangunan ekonomi Presiden Prabowo bisa dilihat dari berbagai sudut pandang.

Namun, jika diterjemahkan dari perspektif yang ia sebut sebagai “Sumitronomics”, terdapat tiga pilar utama.

Pertama, high economic growth atau pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Kedua, equitable distribution atau pemerataan, yang juga mencakup stabilitas sosial politik. Ketiga, penguatan fondasi ekonomi secara menyeluruh.

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa meminta publik tidak terlalu banyak memprotes program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia beranggapan bahwa program tersebut merupakan bagian penting dari strategi besar pembangunan ekonomi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program sosial biasa, melainkan salah satu pilar utama dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sosial politik.

“Orang-orang sering protes MBG dan program-program yang lain. Itu adalah satu pilar dari program pembangunan, Pak Presiden, pemerataan dan stabilitas sosial politik,” kata Purbaya dalam acara Economic Outlook 2026 di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Mantan Ketua LPS itu menjelaskan, tanpa fondasi pemerataan dan stabilitas sosial yang kuat, target pertumbuhan ekonomi tinggi sulit tercapai.

Karena itu, kritik berlebihan terhadap MBG dinilai tidak tepat.

“Kalau itu nggak ada (MBG), yang high economic growth-nya nggak bisa tercipta. Jadi Anda jangan protes kebanyakan MBG. Ini memang program yang diperlukan oleh masyarakat. Bagian dari tiga pilar ini,” tegasnya.

Menurut Purbaya, strategi pembangunan ekonomi Presiden Prabowo bisa dilihat dari berbagai sudut pandang.

Namun, jika diterjemahkan dari perspektif yang ia sebut sebagai “Sumitronomics”, terdapat tiga pilar utama.

Pertama, high economic growth atau pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Kedua, equitable distribution atau pemerataan, yang juga mencakup stabilitas sosial politik. Ketiga, penguatan fondasi ekonomi secara menyeluruh.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru