27 C
Makassar
18 January 2026, 18:05 PM WITA

Anies Baswedan Sebut Persatuan Sulit Terjaga Jika Ketimpangan Ekonomi Masih Terjadi

Overview:

  • Anies Baswedan menegaskan bahwa persatuan nasional hanya bisa bertahan jika ketimpangan ekonomi antarwilayah segera diatasi melalui visi 40 kota.
  • Tugas besar Indonesia saat ini adalah mewujudkan kemakmuran yang merata agar tidak terjadi kecemburuan sosial yang dahsyat antarwilayah.
  • Gerakan Rakyat berkomitmen menerapkan meritokrasi murni dengan melarang praktik titipan jabatan atau “orang dalam” di struktur organisasi.

SulawesiPos.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyoroti isu ketimpangan ekonomi sebagai ancaman nyata bagi persatuan bangsa.

Dalam acara Kelas Kader Gerakan Rakyat di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Anies menegaskan bahwa Indonesia telah berhasil menjadi satu bangsa, namun belum berhasil mewujudkan Satu Kesejahteraan yang merata.

Anies menilai kedaulatan wilayah tidak akan cukup kokoh jika kemakmuran hanya terpusat di satu titik.

Ia menawarkan visi pembangunan yang fokus pada pengembangan 40 kota di seluruh Indonesia agar ekonomi lebih tersebar.

“Keadilan dan kesetaraan adalah syarat persatuan. Sulit sekali kita mempertahankan persatuan ketika ketimpangan masih luar biasa dahsyat,” ujar Anies, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga: 
Musda Golkar Sulsel Ditunda, Plt Ketua Pilih Keliling 24 Daerah Dulu

Dalam pidatonya di depan ratusan kader Gerakan Rakyat, Anies mengkritik model pembangunan yang terlalu tersentralisasi.

Ia memandang bahwa tugas besar bangsa saat ini adalah memastikan kemakmuran dirasakan hingga ke pelosok.

Visi 40 kota yang diusungnya diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru yang memberikan kesempatan setara bagi seluruh warga negara.

Anies menekankan bahwa keadilan bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga integrasi sosial.

Ia menginginkan Indonesia menjadi rumah bagi semua, di mana setiap anak bangsa memiliki akses yang sama terhadap pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan tanpa harus berpindah ke kota besar.

Overview:

  • Anies Baswedan menegaskan bahwa persatuan nasional hanya bisa bertahan jika ketimpangan ekonomi antarwilayah segera diatasi melalui visi 40 kota.
  • Tugas besar Indonesia saat ini adalah mewujudkan kemakmuran yang merata agar tidak terjadi kecemburuan sosial yang dahsyat antarwilayah.
  • Gerakan Rakyat berkomitmen menerapkan meritokrasi murni dengan melarang praktik titipan jabatan atau “orang dalam” di struktur organisasi.

SulawesiPos.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyoroti isu ketimpangan ekonomi sebagai ancaman nyata bagi persatuan bangsa.

Dalam acara Kelas Kader Gerakan Rakyat di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Anies menegaskan bahwa Indonesia telah berhasil menjadi satu bangsa, namun belum berhasil mewujudkan Satu Kesejahteraan yang merata.

Anies menilai kedaulatan wilayah tidak akan cukup kokoh jika kemakmuran hanya terpusat di satu titik.

Ia menawarkan visi pembangunan yang fokus pada pengembangan 40 kota di seluruh Indonesia agar ekonomi lebih tersebar.

“Keadilan dan kesetaraan adalah syarat persatuan. Sulit sekali kita mempertahankan persatuan ketika ketimpangan masih luar biasa dahsyat,” ujar Anies, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga: 
Hasto Kristiyanto Respons Ambisi “Kandang Gajah” Kaesang Pangarep

Dalam pidatonya di depan ratusan kader Gerakan Rakyat, Anies mengkritik model pembangunan yang terlalu tersentralisasi.

Ia memandang bahwa tugas besar bangsa saat ini adalah memastikan kemakmuran dirasakan hingga ke pelosok.

Visi 40 kota yang diusungnya diharapkan mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru yang memberikan kesempatan setara bagi seluruh warga negara.

Anies menekankan bahwa keadilan bukan sekadar slogan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga integrasi sosial.

Ia menginginkan Indonesia menjadi rumah bagi semua, di mana setiap anak bangsa memiliki akses yang sama terhadap pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan tanpa harus berpindah ke kota besar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/