Ia menegaskan bahwa dalam struktur resmi organisasi persyarikatan, tidak dikenal nama entitas tersebut.
Muhammadiyah memiliki organisasi otonom (ortom) kepemudaan yang jelas seperti Pemuda Muhammadiyah, IPM, IMM, dan Nasyiatul Aisyiyah.
Taufik mensinyalir ada pihak-pihak tertentu yang mencoba mendompleng nama besar Muhammadiyah untuk mendapatkan panggung popularitas melalui kasus yang sedang viral ini.
“Dalam struktur organisasi Muhammadiyah tidak dikenal nama Aliansi Muda Muhammadiyah. Mungkin ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan nama besar Muhammadiyah agar terkenal,” pungkasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa secara institusional, Muhammadiyah tidak merasa terhina oleh materi satir Pandji Pragiwaksono dan lebih memilih jalan dialog serta penerimaan kritik daripada jalur kriminalisasi.

