27 C
Makassar
18 January 2026, 17:42 PM WITA

Hasto Kristiyanto: Rakernas Ancol Jadi Tempat Penegasan Sikap Politik Partai

Overview:

  • Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Rakernas PDIP digunakan untuk mengukuhkan sikap PDIP sebagai partai penyeimbang
  • Rakernas PDIP mengangkat tema Satyam Eva Jayate yang berarti kebenaran akan menang
  • Rakernas PDIP akan membahas masalah krusial bangsa dari ekologi, politik global, dan hukum.

SulawesiPos.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 10-12 Januari 2026 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta.

Agenda ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 partai, yang sekaligus menjadi momentum penguatan posisi PDIP di kancah politik nasional.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Rakernas ini merupakan ruang strategis untuk mengukuhkan peran PDIP sebagai ‘Partai Penyeimbang’ yang tetap kritis dan konsisten dalam mengawal kebijakan negara.

“Rakernas pertama ini adalah platform bagi PDIP untuk terus mempertegas sikap politiknya, termasuk dalam menyikapi berbagai masalah bangsa, mulai dari bencana alam hingga persoalan politik dan ekonomi,” ujar Hasto dalam keterangan persnya, Jumat (09/01/2026).

Baca Juga: 
Korupsi Pajak Rp60 Miliar Terbongkar, DPR Desak KPK Bersihkan Internal Kemenkeu

Pihak partai mengusung tema besar “Satyam Eva Jayate” (Kebenaran akan Menang) dengan subtema “Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya”.

Hasto menjelaskan bahwa tema ini merupakan panggilan moral, terutama bagi generasi muda, agar tidak goyah di tengah distorsi informasi di era digital.

“‘Satyam Eva Jayate’ adalah perisai moral kita dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Ini adalah pesan bagi pemuda untuk berani berpegang pada kebenaran dan keadilan, sesuai dengan ideologi Pancasila,” tegasnya.

Subtema yang terinspirasi dari lagu kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman tersebut dimaknai sebagai simbol keteguhan hati PDIP dalam melawan pragmatisme politik.

Posisi ‘di sanalah aku berdiri’ menggambarkan kesetiaan partai pada ideologi kerakyatan yang tidak tergoyahkan oleh kepentingan kekuasaan sesaat.

Rakernas ini akan dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus pusat dan daerah, anggota DPR RI Fraksi PDIP, serta para kepala daerah dari internal partai.

Overview:

  • Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Rakernas PDIP digunakan untuk mengukuhkan sikap PDIP sebagai partai penyeimbang
  • Rakernas PDIP mengangkat tema Satyam Eva Jayate yang berarti kebenaran akan menang
  • Rakernas PDIP akan membahas masalah krusial bangsa dari ekologi, politik global, dan hukum.

SulawesiPos.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 10-12 Januari 2026 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta.

Agenda ini diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 partai, yang sekaligus menjadi momentum penguatan posisi PDIP di kancah politik nasional.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa Rakernas ini merupakan ruang strategis untuk mengukuhkan peran PDIP sebagai ‘Partai Penyeimbang’ yang tetap kritis dan konsisten dalam mengawal kebijakan negara.

“Rakernas pertama ini adalah platform bagi PDIP untuk terus mempertegas sikap politiknya, termasuk dalam menyikapi berbagai masalah bangsa, mulai dari bencana alam hingga persoalan politik dan ekonomi,” ujar Hasto dalam keterangan persnya, Jumat (09/01/2026).

Baca Juga: 
Buka Rakernas 2026, Megawati Instruksikan Kader PDIP Gotong Royong Pulihkan Sumatera

Pihak partai mengusung tema besar “Satyam Eva Jayate” (Kebenaran akan Menang) dengan subtema “Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya”.

Hasto menjelaskan bahwa tema ini merupakan panggilan moral, terutama bagi generasi muda, agar tidak goyah di tengah distorsi informasi di era digital.

“‘Satyam Eva Jayate’ adalah perisai moral kita dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Ini adalah pesan bagi pemuda untuk berani berpegang pada kebenaran dan keadilan, sesuai dengan ideologi Pancasila,” tegasnya.

Subtema yang terinspirasi dari lagu kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman tersebut dimaknai sebagai simbol keteguhan hati PDIP dalam melawan pragmatisme politik.

Posisi ‘di sanalah aku berdiri’ menggambarkan kesetiaan partai pada ideologi kerakyatan yang tidak tergoyahkan oleh kepentingan kekuasaan sesaat.

Rakernas ini akan dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus pusat dan daerah, anggota DPR RI Fraksi PDIP, serta para kepala daerah dari internal partai.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/