27 C
Makassar
18 January 2026, 19:02 PM WITA

Ketua DPP PDIP Nilai Retret Kabinet Jilid II Sudah Tepat

SulawesiPos.com – Anggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus memberikan apresiasi atas langkah Presiden Prabowo Subianto yang kembali menggelar retret bagi Kabinet Merah Putih di Hambalang.

Deddy menilai agenda ini merupakan langkah yang tepat mengingat besarnya struktur kementerian dan lembaga dalam pemerintahan saat ini.

Menurut Deddy, retret tersebut menyediakan ruang interaksi yang jauh lebih mendalam dan intens dibandingkan rapat kabinet paripurna yang bersifat formal.

Suasana informal di Hambalang dianggap mampu mempermudah Presiden dalam mengambil keputusan-keputusan strategis.

“Retret ini bisa memberikan kesempatan interaksi yang lebih mendalam, intens, dan mempermudah pengambilan keputusan oleh Presiden. Mungkin suasana informal memungkinkan Presiden untuk hands on langsung dengan isu-isu prioritas di setiap kementerian dan lembaga,” ujar Deddy kepada wartawan, Rabu (07/01/2026).

Meskipun mendukung agenda tersebut, Deddy memberikan catatan kritis mengenai performa kabinet selama setahun terakhir.

Ia mengamati masih adanya ketimpangan antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di lapangan yang mengakibatkan kerja pemerintah terkesan lamban dan tidak terorkestrasi dengan baik.

Baca Juga: 
Agenda Legislatif DPR: Pembahasan RUU Perampasan Aset Dimulai Hari Ini, Fokus Efisiensi dan Pro-Rakyat

“Kami mengamati ada banyak hal dari sisi kebijakan dan pelaksanaan yang tidak sinkron, lamban, dan tidak terorkestrasi dengan baik di kabinet. Hal ini terlihat jelas dalam penanganan bencana Sumatera dan isu-isu penting lainnya,” tegas Deddy.

Ia mengingatkan agar retret jilid kedua ini tidak hanya menjadi forum penyampaian arahan satu arah dari Presiden kepada pembantunya.

Sebaliknya, ia mendorong dibukanya ruang diskusi substantif di mana para menteri dapat menyampaikan kendala nyata yang mereka hadapi secara jujur.

SulawesiPos.com – Anggota Komisi II DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus memberikan apresiasi atas langkah Presiden Prabowo Subianto yang kembali menggelar retret bagi Kabinet Merah Putih di Hambalang.

Deddy menilai agenda ini merupakan langkah yang tepat mengingat besarnya struktur kementerian dan lembaga dalam pemerintahan saat ini.

Menurut Deddy, retret tersebut menyediakan ruang interaksi yang jauh lebih mendalam dan intens dibandingkan rapat kabinet paripurna yang bersifat formal.

Suasana informal di Hambalang dianggap mampu mempermudah Presiden dalam mengambil keputusan-keputusan strategis.

“Retret ini bisa memberikan kesempatan interaksi yang lebih mendalam, intens, dan mempermudah pengambilan keputusan oleh Presiden. Mungkin suasana informal memungkinkan Presiden untuk hands on langsung dengan isu-isu prioritas di setiap kementerian dan lembaga,” ujar Deddy kepada wartawan, Rabu (07/01/2026).

Meskipun mendukung agenda tersebut, Deddy memberikan catatan kritis mengenai performa kabinet selama setahun terakhir.

Ia mengamati masih adanya ketimpangan antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di lapangan yang mengakibatkan kerja pemerintah terkesan lamban dan tidak terorkestrasi dengan baik.

Baca Juga: 
Ketua Komisi II DPR Buka Suara soal Polemik Pilkada: Semua Sistem Pernah Gagal, Perlu Evaluasi Total

“Kami mengamati ada banyak hal dari sisi kebijakan dan pelaksanaan yang tidak sinkron, lamban, dan tidak terorkestrasi dengan baik di kabinet. Hal ini terlihat jelas dalam penanganan bencana Sumatera dan isu-isu penting lainnya,” tegas Deddy.

Ia mengingatkan agar retret jilid kedua ini tidak hanya menjadi forum penyampaian arahan satu arah dari Presiden kepada pembantunya.

Sebaliknya, ia mendorong dibukanya ruang diskusi substantif di mana para menteri dapat menyampaikan kendala nyata yang mereka hadapi secara jujur.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/