Hunian TNI/Polri telah mencapai kemajuan 93,53 persen dengan target rampung total pada pertengahan 2026, yang dibarengi dengan dimulainya pengerjaan rumah susun ASN tahap dua.
Pembangunan masif di tahun 2026 ini didukung oleh struktur finansial yang kuat, dengan nilai investasi swasta murni mencapai Rp66,5 triliun serta skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebesar Rp158,73 triliun.
Sebagai informasi tambahan, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp6 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebagai stimulan infrastruktur utama.
Alokasi ini dipertegas dengan telah terbitnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk sejumlah proyek strategis.
Guna mengelola dana tersebut, Basuki telah melantik pejabat perbendaharaan satuan kerja Otorita IKN pada Rabu (31/12/2025).
Ia menekankan pentingnya transparansi dan tanggung jawab tinggi dalam penggunaan anggaran negara.
“Transparansi penggunaan anggaran merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk membelanjakan uang negara dengan sebaik-baiknya, agar hasil pembangunan berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Basuki. (amh)

