Menurutnya, pembenahan partai tidak cukup hanya melalui pergantian pengurus, melainkan harus disertai regenerasi kepemimpinan yang berbasis pada kapasitas dan kinerja.
“Regenerasi kepemimpinan PAN Sulsel harus berbasis pada kapasitas dan bukan senioritas. Setiap daerah membutuhkan figur yang memiliki jaringan sosial dan kemampuan kerja nyata,” ujar Ras Md.
Selain itu, Ras Md menilai struktur organisasi PAN perlu dirampingkan agar lebih fungsional dan aktif dalam kerja-kerja politik di lapangan.
Ia juga meminta DPW PAN Sulsel untuk melakukan pendampingan langsung terhadap daerah-daerah yang dinilai masih lemah secara elektoral.
Pendekatan politik PAN, menurut Ras Md, juga perlu diubah dari yang bersifat elitis menjadi lebih populis dan berbasis sosial.

