Anggota Komisi VI DPR RI Rahmat Gobel menilai pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia terkait stok bahan bakar minyak (BBM) nasional yang disebut hanya cukup untuk 21 hari sebagai bentuk transparansi pemerintah ke publik.
Komisi VI DPR RI menyoroti pembahasan Agreement on Reciprocal Trade (ART) Indonesia–Amerika Serikat. DPR menekankan perlindungan UMKM, industri nasional, serta analisis dampak fiskal sebelum ratifikasi dilakukan.
Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo meminta pemerintah menjelaskan secara rinci impor 1.000 ton beras dari Amerika Serikat yang disebut sebagai beras khusus. DPR menekankan transparansi, dampak bagi petani, dan kejelasan distribusi.
Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh mengecam tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan mendesak PBB menjatuhkan sanksi kepada Israel dan Amerika Serikat. Ia juga meminta Indonesia aktif bersikap di forum internasional.
Anggota Komisi I DPR RI Andina Theresia Narang menyoroti eskalasi militer AS dan Israel terhadap Iran. DPR mendorong diplomasi damai, peran aktif Indonesia di PBB, serta antisipasi dampak ekonomi dan perlindungan WNI.