NFF Donasikan 1,5 Juta Kroner untuk Gaza, Berawal dari Laba Laga Norwegia vs Israel

SulawesiPos.com – Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) mengonfirmasi telah menyalurkan 1,5 juta kroner Norwegia untuk mendukung bantuan kemanusiaan bagi warga sipil di Gaza melalui organisasi Doctors Without Borders (Médecins Sans Frontières/Leger Uten Grenser).

Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan NFF yang sebelumnya mengalokasikan keuntungan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Norwegia melawan Israel untuk tujuan kemanusiaan.

Belakangan, isu ini kembali ramai di media sosial dan kerap dikaitkan dengan Piala Dunia 2026.

Padahal, keputusan tersebut bukan merupakan perkembangan baru. NFF telah mengumumkan kebijakan itu pada 15 September 2025, menjelang pertandingan Norwegia kontra Israel yang digelar 11 Oktober 2025, sementara nominal donasi akhirnya diumumkan secara resmi pada 8 Desember 2025.

Dalam keterangan resminya, Presiden NFF Lise Klaveness menjelaskan bahwa federasi tidak ingin menutup mata terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza.

“Ketika dipastikan kami akan memainkan laga Kualifikasi Piala Dunia melawan Israel di tengah penderitaan kemanusiaan yang begitu besar, kami ingin menyalurkan kemungkinan keuntungan pertandingan itu untuk tujuan kemanusiaan. Organisasi yang kami pilih adalah Doctors Without Borders karena setiap hari mereka menyelamatkan nyawa dan memberikan bantuan darurat di Gaza,” kata Lise Klaveness dalam pernyataan resmi NFF.

BACA JUGA:  PKS Dorong Pelibatan Palestina di Forum Perdamaian Internasional Board of Peace

Sebelumnya, saat mengumumkan kebijakan tersebut pada September 2025, Klaveness juga menegaskan bahwa NFF tetap harus menjalankan kewajibannya sebagai anggota FIFA dan UEFA, namun tidak ingin bersikap acuh terhadap penderitaan warga sipil.

“Sebagai anggota FIFA dan UEFA kami harus mengikuti kompetisi yang diikuti Israel. Namun kami tidak bisa dan tidak akan bersikap acuh terhadap penderitaan kemanusiaan di kawasan itu, terutama serangan yang tidak proporsional terhadap warga sipil di Gaza,” ujar Klaveness.

Total Bantuan Mencapai 4,5 Juta Kroner

Dalam laporan resminya, NFF merinci bahwa keuntungan pertandingan Norwegia vs Israel hanya mencapai 522 ribu kroner.

Untuk memperbesar dampak bantuan, federasi kemudian menambahkan 1 juta kroner dari dana internal sehingga total kontribusi NFF menjadi 1,5 juta kroner.

Inisiatif tersebut kemudian menginspirasi salah satu perusahaan besar di Norwegia yang turut menyumbangkan 3 juta kroner kepada organisasi yang sama. Dengan demikian, total bantuan yang terkumpul mencapai 4,5 juta kroner.

BACA JUGA:  SAH! Turki Lolos Piala Dunia 2026, Kosovo Jadi Korban di Laga Penentuan

Doctors Without Borders menyatakan donasi tersebut datang pada saat yang sangat dibutuhkan karena kebutuhan layanan medis dan kemanusiaan di Gaza berada pada tingkat yang sangat mendesak.

NFF juga mengungkapkan bahwa pertandingan melawan Israel justru membuat federasi menanggung berbagai biaya tambahan, mulai dari pengamanan stadion, berkurangnya pendapatan tiket akibat zona keamanan, hingga denda dari FIFA.

Meski demikian, federasi tetap memilih menyalurkan keuntungan pertandingan untuk bantuan kemanusiaan.

Dengan demikian, narasi yang beredar di media sosial bahwa Norwegia menyumbangkan keuntungan pertandingan untuk Gaza memang berlandaskan keputusan resmi NFF.

Namun, fakta yang telah dikonfirmasi federasi menunjukkan donasi resmi NFF berjumlah 1,5 juta kroner, yang kemudian berkembang menjadi 4,5 juta kroner setelah adanya tambahan donasi dari pihak swasta.

SulawesiPos.com – Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) mengonfirmasi telah menyalurkan 1,5 juta kroner Norwegia untuk mendukung bantuan kemanusiaan bagi warga sipil di Gaza melalui organisasi Doctors Without Borders (Médecins Sans Frontières/Leger Uten Grenser).

Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan NFF yang sebelumnya mengalokasikan keuntungan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Norwegia melawan Israel untuk tujuan kemanusiaan.

Belakangan, isu ini kembali ramai di media sosial dan kerap dikaitkan dengan Piala Dunia 2026.

Padahal, keputusan tersebut bukan merupakan perkembangan baru. NFF telah mengumumkan kebijakan itu pada 15 September 2025, menjelang pertandingan Norwegia kontra Israel yang digelar 11 Oktober 2025, sementara nominal donasi akhirnya diumumkan secara resmi pada 8 Desember 2025.

Dalam keterangan resminya, Presiden NFF Lise Klaveness menjelaskan bahwa federasi tidak ingin menutup mata terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza.

“Ketika dipastikan kami akan memainkan laga Kualifikasi Piala Dunia melawan Israel di tengah penderitaan kemanusiaan yang begitu besar, kami ingin menyalurkan kemungkinan keuntungan pertandingan itu untuk tujuan kemanusiaan. Organisasi yang kami pilih adalah Doctors Without Borders karena setiap hari mereka menyelamatkan nyawa dan memberikan bantuan darurat di Gaza,” kata Lise Klaveness dalam pernyataan resmi NFF.

BACA JUGA:  Menlu Sugiono Beberkan Alasan Prabowo Tandatangani Piagam 'Board of Peace' Buatan Trump

Sebelumnya, saat mengumumkan kebijakan tersebut pada September 2025, Klaveness juga menegaskan bahwa NFF tetap harus menjalankan kewajibannya sebagai anggota FIFA dan UEFA, namun tidak ingin bersikap acuh terhadap penderitaan warga sipil.

“Sebagai anggota FIFA dan UEFA kami harus mengikuti kompetisi yang diikuti Israel. Namun kami tidak bisa dan tidak akan bersikap acuh terhadap penderitaan kemanusiaan di kawasan itu, terutama serangan yang tidak proporsional terhadap warga sipil di Gaza,” ujar Klaveness.

Total Bantuan Mencapai 4,5 Juta Kroner

Dalam laporan resminya, NFF merinci bahwa keuntungan pertandingan Norwegia vs Israel hanya mencapai 522 ribu kroner.

Untuk memperbesar dampak bantuan, federasi kemudian menambahkan 1 juta kroner dari dana internal sehingga total kontribusi NFF menjadi 1,5 juta kroner.

Inisiatif tersebut kemudian menginspirasi salah satu perusahaan besar di Norwegia yang turut menyumbangkan 3 juta kroner kepada organisasi yang sama. Dengan demikian, total bantuan yang terkumpul mencapai 4,5 juta kroner.

BACA JUGA:  Kematian Misterius Hakim Kunci Kasus Korupsi Netanyahu

Doctors Without Borders menyatakan donasi tersebut datang pada saat yang sangat dibutuhkan karena kebutuhan layanan medis dan kemanusiaan di Gaza berada pada tingkat yang sangat mendesak.

NFF juga mengungkapkan bahwa pertandingan melawan Israel justru membuat federasi menanggung berbagai biaya tambahan, mulai dari pengamanan stadion, berkurangnya pendapatan tiket akibat zona keamanan, hingga denda dari FIFA.

Meski demikian, federasi tetap memilih menyalurkan keuntungan pertandingan untuk bantuan kemanusiaan.

Dengan demikian, narasi yang beredar di media sosial bahwa Norwegia menyumbangkan keuntungan pertandingan untuk Gaza memang berlandaskan keputusan resmi NFF.

Namun, fakta yang telah dikonfirmasi federasi menunjukkan donasi resmi NFF berjumlah 1,5 juta kroner, yang kemudian berkembang menjadi 4,5 juta kroner setelah adanya tambahan donasi dari pihak swasta.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru