Laga Penuh Emosi, Maroko Singkirkan Belanda di Piala Dunia 2026 lewat Drama Adu Penalti, Kanada Sudah Menunggu di 16 Besar

SulawesiPos.com – Maroko menyingkirkan Belanda secara dramatis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menang 3-2 lewat adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Monterrey, Meksiko, Senin, 29 Juni 2026 waktu setempat. Kemenangan itu lahir dari skenario menegangkan: tertinggal lebih dulu, menyamakan skor di injury time, lalu bertahan dalam adu mental sampai tendangan penentu Ismael Saibari mengantar Singa Atlas ke 16 besar.

Di babak 16 Besar, perjuangan Marokko akan berlanjut. Kanada sudah lebih dulu menunggu, dengan sebelumnya mengalahkan Afrika Selatan 1-0.

Belanda sempat berada di ambang kelolosan setelah Cody Gakpo membuka keunggulan pada menit ke-72. Namun momentum itu buyar ketika Maroko menolak menyerah hingga detik akhir. Issa Diop mencetak gol penyama pada masa injury time, memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu dan menghidupkan kembali peluang Maroko di fase gugur.

Hasil ini membuat Maroko melaju ke babak 16 besar dan dijadwalkan menghadapi Kanada. Di sisi lain, Belanda harus angkat koper meski sempat memegang kendali skor pada babak kedua.

BACA JUGA:  Jepang Menang 4-0 atas Tunisia, Elang Kartago Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Drama Bangkit di Ujung Laga

Pertandingan berjalan ketat sejak awal dengan tensi tinggi dan duel fisik yang kuat. Belanda lebih dulu menemukan celah melalui Gakpo, yang memecah kebuntuan di tengah tekanan laga knockout. Gol itu membuat Belanda berada di jalur aman ketika waktu normal terus menipis.

Namun Maroko terus menekan dan memaksa Belanda bertahan lebih dalam. Tekanan itu akhirnya berbuah pada injury time ketika Issa Diop mencetak gol penyama, gol yang mengubah arah pertandingan sekaligus mengguncang keyakinan Belanda yang sudah nyaris menginjak 16 besar.

Setelah skor menjadi 1-1, pertandingan berlanjut ke extra time. Pada fase ini, Maroko tetap mampu menjaga intensitas, sementara Belanda gagal memaksimalkan momen untuk menutup pertandingan sebelum adu penalti.

Penalti Penentu dan Tiket 16 Besar

Adu penalti berlangsung dalam tekanan besar dengan beberapa eksekusi gagal dari kedua kubu. Maroko akhirnya lebih tenang dalam momen penentuan. Kiper Maroko, Bono, menjadi sosok penting setelah melakukan penyelamatan krusial yang menjaga peluang timnya tetap hidup.

BACA JUGA:  Argentina Tumbangkan Islandia 3-0, Lionel Messi Cetak Gol di Laga Pemanasan Terakhir Piala Dunia 2026

Ismael Saibari kemudian maju sebagai algojo penentu dan menuntaskan tugasnya untuk memastikan kemenangan 3-2 pada babak tos-tosan. Eksekusi itu menutup salah satu laga paling dramatis di babak 32 besar sekaligus menegaskan kapasitas Maroko sebagai tim yang kembali berbahaya di panggung Piala Dunia.

Bagi Belanda, kekalahan ini terasa pahit karena mereka sudah lebih dulu unggul dan hanya beberapa saat lagi mengamankan tiket lolos. Bagi Maroko, kemenangan tersebut menjadi bukti daya tahan, disiplin, dan keberanian untuk terus menekan sampai kesempatan terakhir benar-benar datang.

Statistik Pertandingan

– Skor akhir Laga Normal: Belanda 1-1 Maroko

– Hasil adu penalti: Maroko menang 3-2

– Expected goals (xG):  Belanda 0,41 – 1,25 Maroko

– Penguasaan bola: Belanda 30% – 70% Maroko

– Total tembakan: Belanda 7 – 12 Maroko

– Tembakan ke gawang: Belanda 3 – 6 Maroko

– Peluang tercipta: Belanda 4 – 8 Maroko

– Akurasi umpan: Belanda 81% – 92% Maroko

BACA JUGA:  Al-Owais Bikin Uruguay Frustrasi, Arab Saudi Curi Poin Penting di Miami

– Umpan silang: Belanda 14 – 23 Maroko

– Umpan silang sukses: Belanda 2 – 4 Maroko

– Tendangan sudut: Belanda 5 – 8 Maroko

– Offside: Belanda 3 – 0 Maroko

– Pelanggaran: Belanda 18 – 14 Maroko

– Tekel: Belanda 11 – 10 Maroko

– Intersep: Belanda 3 – 6 Maroko

– Blok: Belanda 1 – 4 Maroko

– Sapuan: Belanda 31 – 42 Maroko

– Penyelamatan kiper: Belanda 5 – 2 Maroko

– Kartu kuning: Belanda 0 – 1 Maroko

– Kartu merah: Belanda 0 – 0 Maroko

– Pencetak gol Belanda: Cody Gakpo (72′)

– Pencetak gol Maroko: Issa Diop (90+1′)

– Penentu adu penalti: Ismael Saibari

Sumber statistik pertandingan: FOX Sports dan ESPN.

 

SulawesiPos.com – Maroko menyingkirkan Belanda secara dramatis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menang 3-2 lewat adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Monterrey, Meksiko, Senin, 29 Juni 2026 waktu setempat. Kemenangan itu lahir dari skenario menegangkan: tertinggal lebih dulu, menyamakan skor di injury time, lalu bertahan dalam adu mental sampai tendangan penentu Ismael Saibari mengantar Singa Atlas ke 16 besar.

Di babak 16 Besar, perjuangan Marokko akan berlanjut. Kanada sudah lebih dulu menunggu, dengan sebelumnya mengalahkan Afrika Selatan 1-0.

Belanda sempat berada di ambang kelolosan setelah Cody Gakpo membuka keunggulan pada menit ke-72. Namun momentum itu buyar ketika Maroko menolak menyerah hingga detik akhir. Issa Diop mencetak gol penyama pada masa injury time, memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu dan menghidupkan kembali peluang Maroko di fase gugur.

Hasil ini membuat Maroko melaju ke babak 16 besar dan dijadwalkan menghadapi Kanada. Di sisi lain, Belanda harus angkat koper meski sempat memegang kendali skor pada babak kedua.

BACA JUGA:  Dembélé Hattrick, Prancis Tumbangkan Norwegia 4-1 di Piala Dunia 2026

Drama Bangkit di Ujung Laga

Pertandingan berjalan ketat sejak awal dengan tensi tinggi dan duel fisik yang kuat. Belanda lebih dulu menemukan celah melalui Gakpo, yang memecah kebuntuan di tengah tekanan laga knockout. Gol itu membuat Belanda berada di jalur aman ketika waktu normal terus menipis.

Namun Maroko terus menekan dan memaksa Belanda bertahan lebih dalam. Tekanan itu akhirnya berbuah pada injury time ketika Issa Diop mencetak gol penyama, gol yang mengubah arah pertandingan sekaligus mengguncang keyakinan Belanda yang sudah nyaris menginjak 16 besar.

Setelah skor menjadi 1-1, pertandingan berlanjut ke extra time. Pada fase ini, Maroko tetap mampu menjaga intensitas, sementara Belanda gagal memaksimalkan momen untuk menutup pertandingan sebelum adu penalti.

Penalti Penentu dan Tiket 16 Besar

Adu penalti berlangsung dalam tekanan besar dengan beberapa eksekusi gagal dari kedua kubu. Maroko akhirnya lebih tenang dalam momen penentuan. Kiper Maroko, Bono, menjadi sosok penting setelah melakukan penyelamatan krusial yang menjaga peluang timnya tetap hidup.

BACA JUGA:  FIFA Umumkan Lineup Artis Opening Ceremony Piala Dunia 2026, Ada LISA BLACKPINK hingga Katy Perry

Ismael Saibari kemudian maju sebagai algojo penentu dan menuntaskan tugasnya untuk memastikan kemenangan 3-2 pada babak tos-tosan. Eksekusi itu menutup salah satu laga paling dramatis di babak 32 besar sekaligus menegaskan kapasitas Maroko sebagai tim yang kembali berbahaya di panggung Piala Dunia.

Bagi Belanda, kekalahan ini terasa pahit karena mereka sudah lebih dulu unggul dan hanya beberapa saat lagi mengamankan tiket lolos. Bagi Maroko, kemenangan tersebut menjadi bukti daya tahan, disiplin, dan keberanian untuk terus menekan sampai kesempatan terakhir benar-benar datang.

Statistik Pertandingan

– Skor akhir Laga Normal: Belanda 1-1 Maroko

– Hasil adu penalti: Maroko menang 3-2

– Expected goals (xG):  Belanda 0,41 – 1,25 Maroko

– Penguasaan bola: Belanda 30% – 70% Maroko

– Total tembakan: Belanda 7 – 12 Maroko

– Tembakan ke gawang: Belanda 3 – 6 Maroko

– Peluang tercipta: Belanda 4 – 8 Maroko

– Akurasi umpan: Belanda 81% – 92% Maroko

BACA JUGA:  Jepang Menang 4-0 atas Tunisia, Elang Kartago Tersingkir dari Piala Dunia 2026

– Umpan silang: Belanda 14 – 23 Maroko

– Umpan silang sukses: Belanda 2 – 4 Maroko

– Tendangan sudut: Belanda 5 – 8 Maroko

– Offside: Belanda 3 – 0 Maroko

– Pelanggaran: Belanda 18 – 14 Maroko

– Tekel: Belanda 11 – 10 Maroko

– Intersep: Belanda 3 – 6 Maroko

– Blok: Belanda 1 – 4 Maroko

– Sapuan: Belanda 31 – 42 Maroko

– Penyelamatan kiper: Belanda 5 – 2 Maroko

– Kartu kuning: Belanda 0 – 1 Maroko

– Kartu merah: Belanda 0 – 0 Maroko

– Pencetak gol Belanda: Cody Gakpo (72′)

– Pencetak gol Maroko: Issa Diop (90+1′)

– Penentu adu penalti: Ismael Saibari

Sumber statistik pertandingan: FOX Sports dan ESPN.

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru