Amerika Serikat Hajar Paraguay 4-1, Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026  

SulawesiPos.com, Los Angeles – Timnas Amerika Serikat mengawali kiprah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Paraguay pada laga perdana Grup D di Stadion SoFi, Los Angeles, Sabtu (13/6).

USMNT unggul lewat gol bunuh diri Damián Bobadilla, dua gol Folarin Balogun, serta Giovanni Reyna, sementara Paraguay memperkecil ketertinggalan melalui Maurício.

Hasil tersebut menjadi awal sempurna bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino sekaligus mencatatkan rekor baru dalam sejarah USMNT di ajang Piala Dunia.

Jalannya Pertandingan

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, Amerika Serikat langsung tampil agresif sejak peluit kick-off dibunyikan.

Dominasi tuan rumah membuahkan hasil cepat saat laga baru memasuki menit ketujuh.

Tekanan yang dibangun lini depan AS membuat bek Paraguay, Damián Bobadilla, melakukan kesalahan antisipasi.

Bola yang berusaha dibuang justru masuk ke gawang sendiri dan membawa Amerika Serikat unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat kepercayaan diri para pemain tuan rumah meningkat.

Paraguay yang berusaha keluar dari tekanan justru kesulitan mengembangkan permainan akibat agresivitas lini tengah Amerika Serikat.

BACA JUGA:  Thomas Partey Ditolak Masuk Kanada, Dipastikan Absen Bela Ghana di Piala Dunia 2026

Folarin Balogun kemudian menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Paraguay.

Penyerang andalan USMNT itu menggandakan keunggulan pada menit ke-31 setelah memaksimalkan peluang di dalam kotak penalti.

Balogun kembali menunjukkan ketajamannya menjelang turun minum.

Pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit ke-45+5, ia mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut untuk membawa Amerika Serikat unggul nyaman 3-0 hingga jeda.

Babak Kedua, Paraguay Berusaha Bangkit

Memasuki babak kedua, Paraguay tampil lebih berani dan mencoba bangkit.

Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-73 ketika Maurício berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 setelah memanfaatkan kelengahan lini pertahanan tuan rumah.

Namun, Amerika Serikat tetap mampu menjaga kendali permainan.

Ketika laga memasuki masa injury time, Giovanni Reyna menyempurnakan pesta kemenangan lewat gol spektakuler pada menit ke-90+8.

Tendangan trivela yang dilepaskannya gagal diantisipasi penjaga gawang Paraguay dan memastikan skor akhir 4-1 untuk kemenangan AS.

Kemenangan Bersejarah USMNT

Kemenangan telak ini menjadi catatan bersejarah bagi Amerika Serikat.

BACA JUGA:  Inggris Terlibat dalam Operasi AS Menyita Tanker Berbendera Rusia di Atlantik Utara

Untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia, USMNT mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan.

Dominasi Amerika Serikat juga tercermin dari statistik pertandingan.

Mereka menguasai 63 persen penguasaan bola, melepaskan 17 tembakan dengan enam tepat sasaran, serta mencatatkan akurasi operan mencapai 91 persen.

Sebaliknya, Paraguay hanya membukukan delapan tembakan dengan satu yang mengarah ke gawang.

Pulisic Cedera di Babak Pertama

Meski meraih kemenangan besar, Mauricio Pochettino sempat dibuat khawatir dengan kondisi kapten tim, Christian Pulisic, yang ditarik keluar pada awal babak kedua.

Namun, pelatih asal Argentina itu memastikan pergantian tersebut hanya sebagai langkah pencegahan.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Christian mendapat benturan di betisnya menjelang akhir babak pertama dan mulai terasa kaku. Karena kami sudah unggul, kami memutuskan menariknya keluar sebagai tindakan pencegahan,” ujar Pochettino seusai pertandingan.

Pochettino juga memuji penampilan anak asuhnya yang dinilai mampu menjalankan rencana permainan dengan baik.

BACA JUGA:  Iran Tawarkan Hadiah untuk Tangkap Pilot AS, Eskalasi Konflik Kian Memanas

“Saya sangat senang dengan performa para pemain. Mereka menunjukkan keberanian, intensitas, dan kualitas dalam menyerang. Ini awal yang bagus, tetapi kami harus tetap tenang karena turnamen masih panjang,” katanya.

Sementara itu, Folarin Balogun menegaskan pentingnya meraih kemenangan pada laga pembuka untuk membangun kepercayaan diri tim.

“Memulai turnamen dengan kemenangan selalu penting. Bermain di depan pendukung sendiri memberi energi tambahan bagi kami. Sekarang kami harus menjaga momentum ini,” ujar Balogun.

Grup D Memanas

Hasil ini menempatkan Amerika Serikat dalam posisi ideal untuk melangkah ke fase berikutnya.

Dengan performa impresif di laga pembuka, optimisme publik tuan rumah pun semakin besar bahwa USMNT mampu berbicara banyak di Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Paraguay harus segera berbenah jika ingin menjaga asa lolos dari fase grup.

Kekalahan telak ini menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

SulawesiPos.com, Los Angeles – Timnas Amerika Serikat mengawali kiprah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Paraguay pada laga perdana Grup D di Stadion SoFi, Los Angeles, Sabtu (13/6).

USMNT unggul lewat gol bunuh diri Damián Bobadilla, dua gol Folarin Balogun, serta Giovanni Reyna, sementara Paraguay memperkecil ketertinggalan melalui Maurício.

Hasil tersebut menjadi awal sempurna bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino sekaligus mencatatkan rekor baru dalam sejarah USMNT di ajang Piala Dunia.

Jalannya Pertandingan

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, Amerika Serikat langsung tampil agresif sejak peluit kick-off dibunyikan.

Dominasi tuan rumah membuahkan hasil cepat saat laga baru memasuki menit ketujuh.

Tekanan yang dibangun lini depan AS membuat bek Paraguay, Damián Bobadilla, melakukan kesalahan antisipasi.

Bola yang berusaha dibuang justru masuk ke gawang sendiri dan membawa Amerika Serikat unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat kepercayaan diri para pemain tuan rumah meningkat.

Paraguay yang berusaha keluar dari tekanan justru kesulitan mengembangkan permainan akibat agresivitas lini tengah Amerika Serikat.

BACA JUGA:  Irak Kalahkan Bolivia 2-1 di Playoff Antarbenua, Pastikan Tiket Terakhir ke Piala Dunia 2026

Folarin Balogun kemudian menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Paraguay.

Penyerang andalan USMNT itu menggandakan keunggulan pada menit ke-31 setelah memaksimalkan peluang di dalam kotak penalti.

Balogun kembali menunjukkan ketajamannya menjelang turun minum.

Pada masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit ke-45+5, ia mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut untuk membawa Amerika Serikat unggul nyaman 3-0 hingga jeda.

Babak Kedua, Paraguay Berusaha Bangkit

Memasuki babak kedua, Paraguay tampil lebih berani dan mencoba bangkit.

Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-73 ketika Maurício berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 setelah memanfaatkan kelengahan lini pertahanan tuan rumah.

Namun, Amerika Serikat tetap mampu menjaga kendali permainan.

Ketika laga memasuki masa injury time, Giovanni Reyna menyempurnakan pesta kemenangan lewat gol spektakuler pada menit ke-90+8.

Tendangan trivela yang dilepaskannya gagal diantisipasi penjaga gawang Paraguay dan memastikan skor akhir 4-1 untuk kemenangan AS.

Kemenangan Bersejarah USMNT

Kemenangan telak ini menjadi catatan bersejarah bagi Amerika Serikat.

BACA JUGA:  Rekor 20 Tahun Arsenal Tumbang oleh Bayern Munchen

Untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia, USMNT mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan.

Dominasi Amerika Serikat juga tercermin dari statistik pertandingan.

Mereka menguasai 63 persen penguasaan bola, melepaskan 17 tembakan dengan enam tepat sasaran, serta mencatatkan akurasi operan mencapai 91 persen.

Sebaliknya, Paraguay hanya membukukan delapan tembakan dengan satu yang mengarah ke gawang.

Pulisic Cedera di Babak Pertama

Meski meraih kemenangan besar, Mauricio Pochettino sempat dibuat khawatir dengan kondisi kapten tim, Christian Pulisic, yang ditarik keluar pada awal babak kedua.

Namun, pelatih asal Argentina itu memastikan pergantian tersebut hanya sebagai langkah pencegahan.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Christian mendapat benturan di betisnya menjelang akhir babak pertama dan mulai terasa kaku. Karena kami sudah unggul, kami memutuskan menariknya keluar sebagai tindakan pencegahan,” ujar Pochettino seusai pertandingan.

Pochettino juga memuji penampilan anak asuhnya yang dinilai mampu menjalankan rencana permainan dengan baik.

BACA JUGA:  Spanyol Ditahan Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026, Gol Roket Merchas Doski Bungkam La Furia Roja

“Saya sangat senang dengan performa para pemain. Mereka menunjukkan keberanian, intensitas, dan kualitas dalam menyerang. Ini awal yang bagus, tetapi kami harus tetap tenang karena turnamen masih panjang,” katanya.

Sementara itu, Folarin Balogun menegaskan pentingnya meraih kemenangan pada laga pembuka untuk membangun kepercayaan diri tim.

“Memulai turnamen dengan kemenangan selalu penting. Bermain di depan pendukung sendiri memberi energi tambahan bagi kami. Sekarang kami harus menjaga momentum ini,” ujar Balogun.

Grup D Memanas

Hasil ini menempatkan Amerika Serikat dalam posisi ideal untuk melangkah ke fase berikutnya.

Dengan performa impresif di laga pembuka, optimisme publik tuan rumah pun semakin besar bahwa USMNT mampu berbicara banyak di Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Paraguay harus segera berbenah jika ingin menjaga asa lolos dari fase grup.

Kekalahan telak ini menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru