Categories: News

Sosok Alireza Faghani, Wasit Kelahiran Iran yang Sempat Pimpin Piala Dunia FIFA 2026

SulawesiPos.com – Nama Alireza Faghani kembali menjadi sorotan pada Piala Dunia FIFA 2026 setelah memimpin pertandingan perempat final antara Inggris dan Meksiko yang berakhir dengan skor 3-2. Meski kontroversi laga Inggris vs Meksiko di perempat final Piala Dunia FIFA 2026 telah berlalu, nama Alireza Faghani masih menjadi perbincangan dan banyak dicari publik.

Laga tersebut menyita perhatian karena diwarnai sejumlah keputusan kontroversial, termasuk kartu merah untuk bek Inggris Jarell Quansah yang memaksa The Three Lions bermain dengan 10 orang.

Di balik polemik itu, Faghani kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu wasit paling berpengalaman yang dipercaya FIFA untuk memimpin pertandingan-pertandingan penting di ajang sepak bola terbesar dunia.

Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa Faghani sebenarnya lahir di Iran dan memulai karier perwasitannya di negara tersebut sebelum bermigrasi ke Australia. Lantas, seperti apa profil Alireza Faghani hingga dipercaya FIFA memimpin final Piala Dunia 2026?

Pengalaman Internasional Jadi Modal Utama

Faghani telah memimpin pertandingan pada empat edisi Piala Dunia secara berturut-turut dan dipercaya menangani sejumlah laga penting sepanjang turnamen Piala Dunia 2026.

Wasit berusia 48 tahun itu sebelumnya memimpin final sepak bola putra Olimpiade Rio de Janeiro 2016 antara Brasil dan Jerman.

Ia juga dipercaya memimpin final Piala Asia AFC 2015, final Piala Dunia Antarklub FIFA 2015, serta final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.

Pada final Piala Dunia Antarklub 2025, Faghani memimpin pertandingan antara Paris Saint-Germain dan Chelsea di Stadion MetLife, stadion yang juga menjadi lokasi final Piala Dunia 2026.

Pengalaman panjang tersebut membuat FIFA kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin pertandingan paling prestisius dalam kalender sepak bola dunia.

Penunjukan ini juga mencerminkan evaluasi positif FIFA terhadap performa Faghani sepanjang turnamen, termasuk ketepatan pengambilan keputusan, kemampuan mengendalikan pertandingan, kerja sama dengan perangkat VAR, serta konsistensi kepemimpinannya di lapangan.

Mewakili Australia, Lahir di Iran

Meski lahir di Iran dan membangun sebagian besar karier awalnya bersama Federasi Sepak Bola Iran, Faghani kini terdaftar sebagai wasit internasional yang mewakili Australia setelah bermigrasi ke negara tersebut.

Dalam daftar resmi perangkat pertandingan Piala Dunia 2026, FIFA mencatat Faghani sebagai wakil Australia bersama asisten wasit George Lakrindis dan Andrew Lindsay serta wasit video Shaun Evans.

Karena itu, pada dokumen resmi pertandingan final nanti, nama Faghani akan tercantum sebagai wasit asal Australia meskipun secara historis ia merupakan wasit kelahiran Iran.

Keberhasilannya memimpin final Piala Dunia menjadi bukti bahwa kompetensi profesional mampu melampaui batas kewarganegaraan dan menjadi standar utama dalam penunjukan perangkat pertandingan internasional.

Argentina dan Spanyol Berebut Mahkota Dunia

Spanyol melaju ke final setelah mengalahkan Prancis 2-0 pada babak semifinal melalui permainan dominan dan penguasaan bola yang efektif.

Argentina memastikan tiket ke partai puncak setelah bangkit mengalahkan Inggris 2-1 lewat gol Enzo Fernández pada menit ke-85 dan gol kemenangan Lautaro Martínez pada masa tambahan waktu setelah menerima umpan Lionel Messi.

Pertemuan kedua negara diperkirakan menyajikan duel taktik antara dua tradisi sepak bola besar dunia sekaligus menjadi penutup spektakuler Piala Dunia FIFA 2026.

Adapun laga pamungkas yang mempertemukan duel raksasa antara tim nasional Spanyol melawan sang juara bertahan Argentina tersebut dijadwalkan bakal berlangsung pada hari Minggu, 19 Juli 2026 akhir pekan ini.

FIFA Resmi Tunjuk Wasit Piala Dunia 2026

FIFA menunjuk Slavko Vincic sebagai wasit utama final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina pada Senin dinihari, (20/7/2026). Penunjukan itu menempatkan wasit asal Slovenia tersebut di pusat laga terbesar turnamen, sekaligus memimpin pertandingan yang mempertemukan tim paling rapat di belakang dengan juara bertahan yang masih sempurna sepanjang kompetisi.

Kabar penunjukan resmi ini dikonfirmasi langsung melalui laporan jurnalis pakar transfer sepak bola terkemuka, Fabrizio Romano, pada Jumat (17/7).

Dalam menjalankan tugasnya di atas lapangan hijau nanti, Slavko Vincic tidak akan bekerja sendirian.

FIFA mempercayakan posisi krusial hakim garis atau asisten wasit kepada duo kompatriot senegara Vincic yang juga berasal dari Slovenia, demi menjaga kekompakan komunikasi di lapangan.

  • Wasit Utama (Referee): Slavko Vincic (Slovenia).
  • Asisten Wasit 1 (1st Assistant): Tomaz Klancnik (Slovenia).
  • Asisten Wasit 2 (2nd Assistant): Andraz Kovacic (Slovenia).
  • Wasit Keempat (4th Official): Adham Makhadmeh (Yordania).
  • Asisten Wasit Cadangan (Reserve Assistant): Mohammad Alkalaf (Yordania).

(Ali)

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: FIFA Alireza Faghani Wasit Piala Dunia Kelahiran Iran Piala Dunia 2026