Prabowo Kunjungi Rusia Pekan Ini, Bahas Energi dan Geopolitik dengan Putin

SulawesiPos.com — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan ke Moskow, Rusia, pada pekan ini untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut kunjungan tersebut memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional, khususnya di tengah dinamika global yang terus berkembang.

“Berangkatnya minggu ini. Ini merupakan sesuatu yang sifatnya sangat strategis ya bagi bangsa Indonesia. Beliau akan bertemu dengan Presiden Putin,” ujar Sugiono, Sabtu (11/4/2026)

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan membahas sejumlah isu penting, termasuk perkembangan geopolitik global dan sektor energi.

“Yang pasti membahas tentang situasi energi,” kata Sugiono.

Isu energi menjadi perhatian utama seiring meningkatnya ketidakpastian global yang berdampak pada pasokan dan harga minyak dunia.

Lanjutan Diplomasi Energi RI-Rusia

Kunjungan ini merupakan yang ketiga kalinya bagi Presiden Prabowo ke Rusia. Sebelumnya, ia telah mengunjungi Saint Petersburg pada Juni 2025 dan Moskow pada Desember 2025.

Bahkan, sebelum resmi menjabat sebagai presiden, Prabowo juga telah melakukan pertemuan dengan Putin di Moskow pada Juli 2024.

BACA JUGA: 
Presiden Prabowo Akan Buka Rakornas Pusat dan Daerah 2026 di Bogor

Dalam beberapa pertemuan sebelumnya, kerja sama di sektor energi menjadi fokus utama, termasuk pengembangan energi baru terbarukan dan teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Lawatan ini juga tidak terlepas dari meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama konflik di kawasan Teluk yang berdampak pada distribusi minyak mentah dunia, termasuk gangguan di Selat Hormuz.

Dalam beberapa bulan terakhir, Presiden Prabowo aktif melakukan kunjungan ke sejumlah negara seperti Jepang dan Korea Selatan untuk mengantisipasi potensi krisis energi.

“Dibilang, Prabowo jalan-jalan ke luar negeri, senang jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara, untuk amankan minyak, saya harus ke mana-mana,” ujar Presiden dalam rapat kerja pemerintah di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Diplomasi Aktif Jaga Stabilitas Ekonomi

Presiden menegaskan bahwa di tengah gejolak global, pemerintah perlu aktif menjalin komunikasi dengan berbagai negara guna menjaga stabilitas ekonomi nasional, khususnya di sektor energi.

Ia juga memberi sinyal akan kembali melakukan kunjungan luar negeri dalam waktu dekat untuk tujuan serupa.

BACA JUGA: 
Jarak Kata dan Kenyataan, Membaca Komunikasi Politik Presiden di Era Media Sosial

“Aku mau berangkat lagi ke sebuah negara. Nanti begitu aku berangkat, kau tahu ke mana. Amankan (minyak) juga,” kata Prabowo.

SulawesiPos.com — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan ke Moskow, Rusia, pada pekan ini untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut kunjungan tersebut memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional, khususnya di tengah dinamika global yang terus berkembang.

“Berangkatnya minggu ini. Ini merupakan sesuatu yang sifatnya sangat strategis ya bagi bangsa Indonesia. Beliau akan bertemu dengan Presiden Putin,” ujar Sugiono, Sabtu (11/4/2026)

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan membahas sejumlah isu penting, termasuk perkembangan geopolitik global dan sektor energi.

“Yang pasti membahas tentang situasi energi,” kata Sugiono.

Isu energi menjadi perhatian utama seiring meningkatnya ketidakpastian global yang berdampak pada pasokan dan harga minyak dunia.

Lanjutan Diplomasi Energi RI-Rusia

Kunjungan ini merupakan yang ketiga kalinya bagi Presiden Prabowo ke Rusia. Sebelumnya, ia telah mengunjungi Saint Petersburg pada Juni 2025 dan Moskow pada Desember 2025.

Bahkan, sebelum resmi menjabat sebagai presiden, Prabowo juga telah melakukan pertemuan dengan Putin di Moskow pada Juli 2024.

BACA JUGA: 
Mentan Andi Amran Sulaiman Telah Mendapatkan Empat Penghargaan Presiden RI

Dalam beberapa pertemuan sebelumnya, kerja sama di sektor energi menjadi fokus utama, termasuk pengembangan energi baru terbarukan dan teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Lawatan ini juga tidak terlepas dari meningkatnya ketegangan geopolitik global, terutama konflik di kawasan Teluk yang berdampak pada distribusi minyak mentah dunia, termasuk gangguan di Selat Hormuz.

Dalam beberapa bulan terakhir, Presiden Prabowo aktif melakukan kunjungan ke sejumlah negara seperti Jepang dan Korea Selatan untuk mengantisipasi potensi krisis energi.

“Dibilang, Prabowo jalan-jalan ke luar negeri, senang jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara, untuk amankan minyak, saya harus ke mana-mana,” ujar Presiden dalam rapat kerja pemerintah di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Diplomasi Aktif Jaga Stabilitas Ekonomi

Presiden menegaskan bahwa di tengah gejolak global, pemerintah perlu aktif menjalin komunikasi dengan berbagai negara guna menjaga stabilitas ekonomi nasional, khususnya di sektor energi.

Ia juga memberi sinyal akan kembali melakukan kunjungan luar negeri dalam waktu dekat untuk tujuan serupa.

BACA JUGA: 
Indonesia Serukan Dialog di Tengah Letusan Konflik, Presiden Siap Mediasi AS-Iran

“Aku mau berangkat lagi ke sebuah negara. Nanti begitu aku berangkat, kau tahu ke mana. Amankan (minyak) juga,” kata Prabowo.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru