ka pSulawesiPos.com – Bulan suci Ramadan di Masjid Istiqlal Houston kali ini tidak hanya menjadi momen untuk memperdalam ibadah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat silaturahmi antar umat beragama.
Imam Muthahhir Arif memainkan peran kunci sebagai jembatan antara umat Muslim dan komunitas lintas agama di Houston.
Melalui dialog interfaith yang aktif, Imam Muthahhir membuka ruang bagi pemuka agama dari berbagai latar belakang untuk berkunjung ke Masjid Istiqlal, berinteraksi langsung dengan umat Muslim, dan menyaksikan bagaimana umat Islam menjalankan ibadah.
Salah satunya adalah Pastor Carlos dan Pastor Julian yang hadir bersama rombongan mereka dalam acara buka puasa bersama di masjid ini.
Imam Muthahhir Arif mengungkapkan bahwa upaya ini adalah bagian dari usaha untuk meluruskan kesalahpahaman mengenai Islam di Amerika.
“Dialog dan kegiatan semacam ini adalah langkah nyata untuk membangun jembatan pemahaman dan perdamaian antar umat beragama. Kami ingin menunjukkan bahwa Islam mengajarkan nilai-nilai toleransi dan perdamaian yang dapat diapresiasi oleh semua pihak,” ujarnya.
Kehadiran Pastor Carlos dan Pastor Julian turut mempererat hubungan antar umat beragama dan menciptakan kesempatan untuk berdialog serta membangun pengertian yang lebih baik.
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, Imam Muthahhir berharap dapat terus memperkuat rasa saling pengertian antar umat beragama di Houston.
“Kami ingin masyarakat melihat Islam bukan hanya dari apa yang mereka dengar, tetapi dari apa yang mereka lihat dan alami langsung dalam kegiatan sehari-hari kami,” tambahnya.
Dengan terjalinnya hubungan ini, Masjid Istiqlal Houston tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol perdamaian dan toleransi yang mempererat hubungan antar umat beragama di Amerika.

