Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Berikut Perjalanan Karier, Pendidikan, hingga Keluarga

 

SulawesiPos.com – Kabar duka menerpa dunia musik tanah air, Vidi Aldiano musisi muda berbakat tanah air menutup usia di umur 35 tahun, pada Sabtu (7/3/2026).

Vidi Aldiano memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano dan lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990.

Ia tumbuh dalam keluarga yang memiliki kedekatan dengan dunia seni dan teknologi. Ayahnya, Harry Aprianto Kissowo, dikenal sebagai pemilik platform audio V8sound.com, sementara ibunya, Besbarini, merupakan seorang guru piano profesional.

Bakat musik Vidi juga diwarisi dari kakeknya, S. Darsih Kissowo, penyanyi keroncong legendaris asal Semarang.

Dalam keluarga, Vidi memiliki dua saudara, yakni Diva Stradivaryan yang berkarier sebagai ahli pertanian dan Vadi Akbar yang berkecimpung di dunia bisnis audio.

Pendidikan

Vidi menempuh pendidikan dasar hingga menengah di lingkungan Yayasan Al-Azhar Jakarta hingga lulus SMA pada 2008.

Ketertarikannya pada musik sudah terlihat sejak usia tiga tahun ketika ia mulai belajar piano langsung dari ibunya.

Baca Juga: 
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Selamat Jalan Duta Persahabatan Indonesia

Setelah lulus SMA, Vidi melanjutkan studi di Universitas Pelita Harapan dengan mengambil jurusan Teknik Elektro sebelum akhirnya berpindah ke Manajemen.

Ia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,62.

Ambisi akademisnya berlanjut ketika ia mengambil program magister Innovation Management and Entrepreneurship di University of Manchester, Inggris, dan lulus pada 2015 dengan predikat cumlaude.

Karir

Perjalanan karier Vidi di dunia musik tidak langsung berjalan mulus. Ia sempat gagal menembus babak 100 besar ajang pencarian bakat Indonesian Idol pada 2006.

Namun kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya untuk terus berkarya.

Namanya mulai dikenal luas setelah merilis album debut Pelangi di Malam Hari pada 2008.

Album tersebut melahirkan lagu populer Nuansa Bening yang sukses besar di pasar musik Indonesia. Kesuksesan itu kemudian diperkuat oleh single berikutnya berjudul Status Palsu.

Pada 2011, Vidi merilis album kedua bertajuk Yang Kedua yang berisi sebelas lagu.

Baca Juga: 
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Ini Riwayat Perjuangannya Melawan Kanker Ginjal

Dalam album tersebut, enam lagu ditulis sendiri olehnya, menunjukkan perkembangan Vidi tidak hanya sebagai penyanyi tetapi juga pencipta lagu.

Kesuksesan besar kemudian datang melalui album Persona pada 2016.

Album ini meraih penghargaan Triple Platinum setelah terjual lebih dari 250.000 keping. Proses mastering album tersebut bahkan dilakukan di Abbey Road Studios dengan kolaborasi bersama trio produser Laleilmanino.

Pada 2022, Vidi merilis album keempat bertajuk Senandika yang menjadi salah satu karya paling personal dalam kariernya.

Album tersebut merefleksikan perjuangannya melawan penyakit kanker.

Beberapa lagu yang menonjol dari album ini antara lain Bertahan Lewati Senja dan Dara. Album tersebut bahkan terjual sekitar 150.000 keping hanya dalam dua bulan.

Memasuki 2024, Vidi tetap aktif berkarya dengan merilis sejumlah single baru seperti Run Back To You dan Senyumin Dulu Aja.

Kehidupan pribadi

Di luar dunia musik, Vidi menjalani kehidupan pribadi yang cukup harmonis.

Ia menikah dengan aktris Sheila Dara Aisha pada 15 Januari 2022 setelah menjalin hubungan dalam waktu yang cukup lama.

Baca Juga: 
Donny Fattah, Pendiri dan Bassist God Bless Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun

Melalui pernikahan tersebut, Vidi juga menerima gelar kehormatan Minangkabau dengan nama Oxavia Aldiano Sutan Sari Alam.

 

SulawesiPos.com – Kabar duka menerpa dunia musik tanah air, Vidi Aldiano musisi muda berbakat tanah air menutup usia di umur 35 tahun, pada Sabtu (7/3/2026).

Vidi Aldiano memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano dan lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990.

Ia tumbuh dalam keluarga yang memiliki kedekatan dengan dunia seni dan teknologi. Ayahnya, Harry Aprianto Kissowo, dikenal sebagai pemilik platform audio V8sound.com, sementara ibunya, Besbarini, merupakan seorang guru piano profesional.

Bakat musik Vidi juga diwarisi dari kakeknya, S. Darsih Kissowo, penyanyi keroncong legendaris asal Semarang.

Dalam keluarga, Vidi memiliki dua saudara, yakni Diva Stradivaryan yang berkarier sebagai ahli pertanian dan Vadi Akbar yang berkecimpung di dunia bisnis audio.

Pendidikan

Vidi menempuh pendidikan dasar hingga menengah di lingkungan Yayasan Al-Azhar Jakarta hingga lulus SMA pada 2008.

Ketertarikannya pada musik sudah terlihat sejak usia tiga tahun ketika ia mulai belajar piano langsung dari ibunya.

Baca Juga: 
Terungkap Kembali Podcast Terakhir Vidi Aldiano Bersama Deddy Corbuzier, Kini Viral Usai Kabar Duka Sang Penyanyi

Setelah lulus SMA, Vidi melanjutkan studi di Universitas Pelita Harapan dengan mengambil jurusan Teknik Elektro sebelum akhirnya berpindah ke Manajemen.

Ia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,62.

Ambisi akademisnya berlanjut ketika ia mengambil program magister Innovation Management and Entrepreneurship di University of Manchester, Inggris, dan lulus pada 2015 dengan predikat cumlaude.

Karir

Perjalanan karier Vidi di dunia musik tidak langsung berjalan mulus. Ia sempat gagal menembus babak 100 besar ajang pencarian bakat Indonesian Idol pada 2006.

Namun kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya untuk terus berkarya.

Namanya mulai dikenal luas setelah merilis album debut Pelangi di Malam Hari pada 2008.

Album tersebut melahirkan lagu populer Nuansa Bening yang sukses besar di pasar musik Indonesia. Kesuksesan itu kemudian diperkuat oleh single berikutnya berjudul Status Palsu.

Pada 2011, Vidi merilis album kedua bertajuk Yang Kedua yang berisi sebelas lagu.

Baca Juga: 
Dunia Musik Tanah Air Berduka, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

Dalam album tersebut, enam lagu ditulis sendiri olehnya, menunjukkan perkembangan Vidi tidak hanya sebagai penyanyi tetapi juga pencipta lagu.

Kesuksesan besar kemudian datang melalui album Persona pada 2016.

Album ini meraih penghargaan Triple Platinum setelah terjual lebih dari 250.000 keping. Proses mastering album tersebut bahkan dilakukan di Abbey Road Studios dengan kolaborasi bersama trio produser Laleilmanino.

Pada 2022, Vidi merilis album keempat bertajuk Senandika yang menjadi salah satu karya paling personal dalam kariernya.

Album tersebut merefleksikan perjuangannya melawan penyakit kanker.

Beberapa lagu yang menonjol dari album ini antara lain Bertahan Lewati Senja dan Dara. Album tersebut bahkan terjual sekitar 150.000 keping hanya dalam dua bulan.

Memasuki 2024, Vidi tetap aktif berkarya dengan merilis sejumlah single baru seperti Run Back To You dan Senyumin Dulu Aja.

Kehidupan pribadi

Di luar dunia musik, Vidi menjalani kehidupan pribadi yang cukup harmonis.

Ia menikah dengan aktris Sheila Dara Aisha pada 15 Januari 2022 setelah menjalin hubungan dalam waktu yang cukup lama.

Baca Juga: 
Musisi Berprestasi Vidi Aldiano Tutup Usia, Berikut Karya dan Penghargaan yang Pernah Diraih Semasa Hidup

Melalui pernikahan tersebut, Vidi juga menerima gelar kehormatan Minangkabau dengan nama Oxavia Aldiano Sutan Sari Alam.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru