24 C
Makassar
25 February 2026, 21:56 PM WITA

Mudik Gratis 2026 Dibuka, Pemprov DKI Jakarta Izinkan Pendaftar KTP Non-DKI

SulawesiPos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka peluang bagi masyarakat di luar wilayah ibu kota untuk ikut mendaftar dalam Program Mudik Gratis 2026.

Pendaftaran program ini telah dibuka sejak 22 Februari 2026.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Emanuel Kristanto, menjelaskan bahwa kepemilikan KTP DKI Jakarta tetap menjadi prioritas.

Namun, Pemprov tidak menutup akses bagi warga dengan KTP non-DKI.

“Diprioritaskan KTP DKI. Tapi, kami tidak menutup kemungkinan jika memang ada masyarakat yang memiliki KTP non-DKI, tetap akan kami layani,” terang Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Emanuel Kristanto, Rabu (25/2/2026).

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman mudikgratis.jakarta.go.id dengan mengunggah KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Dalam satu KK, maksimal empat orang dapat didaftarkan sebagai peserta mudik.

Untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar seperti tahun-tahun sebelumnya, tahapan pendaftaran dan verifikasi dibagi ke dalam tiga kluster berdasarkan daerah tujuan.

Kluster pertama mencakup tujuan Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap.

Pendaftaran kluster ini berlangsung pada 22–24 Februari 2026, sedangkan verifikasi dilakukan pada 25–27 Februari 2026.

Kluster kedua melayani tujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan.

Pendaftarannya dibuka pada 25–27 Februari 2026, dengan jadwal verifikasi 28 Februari hingga 2 Maret 2026.

Sementara itu, kluster ketiga meliputi rute Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo.

Pendaftaran kluster ini dilaksanakan pada 28 Februari–2 Maret 2026, dan verifikasi pada 3–5 Maret 2026.

Setelah seluruh tahapan verifikasi rampung, jadwal keberangkatan akan dilaksanakan sesuai ketentuan.

“Setelah verifikasi, lalu pemberangkatan. Untuk penumpang, berangkat di Monas pada 17 Maret 2026. Lalu untuk sepeda motor di Terminal Pulogadung pada 16 Maret 2026,” ujar Kabid Emanuel.

Pada tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 366 unit bus untuk arus mudik, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya menyediakan 293 bus.

Adapun untuk arus balik, disiapkan 295 bus dari 20 kota tujuan dengan total kuota mencapai 11.800 penumpang, naik dari 228 bus pada tahun sebelumnya.

Melalui Program Mudik Gratis 2026, Pemprov DKI Jakarta berupaya menghadirkan layanan transportasi publik yang aman dan nyaman, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran.

SulawesiPos.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka peluang bagi masyarakat di luar wilayah ibu kota untuk ikut mendaftar dalam Program Mudik Gratis 2026.

Pendaftaran program ini telah dibuka sejak 22 Februari 2026.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Emanuel Kristanto, menjelaskan bahwa kepemilikan KTP DKI Jakarta tetap menjadi prioritas.

Namun, Pemprov tidak menutup akses bagi warga dengan KTP non-DKI.

“Diprioritaskan KTP DKI. Tapi, kami tidak menutup kemungkinan jika memang ada masyarakat yang memiliki KTP non-DKI, tetap akan kami layani,” terang Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Emanuel Kristanto, Rabu (25/2/2026).

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman mudikgratis.jakarta.go.id dengan mengunggah KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Dalam satu KK, maksimal empat orang dapat didaftarkan sebagai peserta mudik.

Untuk mengantisipasi lonjakan pendaftar seperti tahun-tahun sebelumnya, tahapan pendaftaran dan verifikasi dibagi ke dalam tiga kluster berdasarkan daerah tujuan.

Kluster pertama mencakup tujuan Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, dan Cilacap.

Pendaftaran kluster ini berlangsung pada 22–24 Februari 2026, sedangkan verifikasi dilakukan pada 25–27 Februari 2026.

Kluster kedua melayani tujuan Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, dan Pekalongan.

Pendaftarannya dibuka pada 25–27 Februari 2026, dengan jadwal verifikasi 28 Februari hingga 2 Maret 2026.

Sementara itu, kluster ketiga meliputi rute Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, dan Sidoarjo.

Pendaftaran kluster ini dilaksanakan pada 28 Februari–2 Maret 2026, dan verifikasi pada 3–5 Maret 2026.

Setelah seluruh tahapan verifikasi rampung, jadwal keberangkatan akan dilaksanakan sesuai ketentuan.

“Setelah verifikasi, lalu pemberangkatan. Untuk penumpang, berangkat di Monas pada 17 Maret 2026. Lalu untuk sepeda motor di Terminal Pulogadung pada 16 Maret 2026,” ujar Kabid Emanuel.

Pada tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 366 unit bus untuk arus mudik, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya menyediakan 293 bus.

Adapun untuk arus balik, disiapkan 295 bus dari 20 kota tujuan dengan total kuota mencapai 11.800 penumpang, naik dari 228 bus pada tahun sebelumnya.

Melalui Program Mudik Gratis 2026, Pemprov DKI Jakarta berupaya menghadirkan layanan transportasi publik yang aman dan nyaman, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas selama periode Lebaran.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/