SulawesiPos.com – Tayang di bioskop Indonesia sejak 23 Januari 2026, Papa Zola The Movie garapan sineas Malaysia, Nizam Razak, terus mencatatkan capaian positif.
Berdasarkan data situs pemantau film Cinepoint pada Rabu (18/2/2026), film ini masih mampu menarik sekitar 3.900 penonton per 18 Februari 2026.
Secara akumulatif, Papa Zola The Movie telah mengumpulkan total 493.201 penonton di Indonesia.
Angka tersebut dinilai cukup impresif untuk sebuah film animasi asal Malaysia yang beredar di pasar Indonesia.
Kehadiran film ini merupakan hasil kolaborasi Monsta Studios, Astro Shaw, dan MD Pictures.
Sebelumnya, Papa Zola The Movie telah mencetak prestasi besar di kawasan Asia Tenggara dengan total penonton melampaui 4 juta orang.
Di Indonesia sendiri, film ini langsung tampil kuat sejak pekan pertama penayangan dengan meraih lebih dari 200 ribu penonton.
Capaian tersebut menempatkan Papa Zola The Movie sebagai film baru paling banyak ditonton pada pekan itu, sekaligus menduduki peringkat kedua dari seluruh film yang sedang tayang di bioskop Indonesia.
Antusiasme penonton juga tercermin dari skor rating yang sangat tinggi, yakni mencapai 9,7.
Dukungan Kreator dan Sambutan Hangat Penonton
Tingginya rating menjadi indikator bahwa Papa Zola The Movie berhasil menyentuh hati penonton Tanah Air.
Sementara di negara asalnya, Malaysia, film ini juga menunjukkan performa stabil dengan konsisten berada di jajaran film terlaris setiap akhir pekan.
Popularitas Papa Zola The Movie tak hanya terasa di layar lebar, tetapi juga ramai diperbincangkan di media sosial.

Penggunaan lagu tema “Batas Senja” melonjak signifikan di platform TikTok, dari sekitar 800 ribu video sebelum penayangan menjadi lebih dari 2,4 juta video setelah film dirilis.
Sejumlah karakter animasi Indonesia, seperti Si Juki dan Adit Sopo Jarwo, turut menyampaikan dukungan atas pemutaran Papa Zola The Movie di Indonesia.
Dukungan ini merefleksikan solidaritas dan kebersamaan para pekerja seni animasi di Asia Tenggara.
Nizam Razak menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat Indonesia serta dukungan dari para kreator Tanah Air.
“Dukungan dari sesama kreator animasi di kawasan ini seperti Jumbo, Si Juki, dan Adit Sopo Jarwo sangat berarti bagi kami. Ini menunjukkan semangat kebersamaan di dunia animasi Asia Tenggara,” kata Nizam Razak.
“Kami juga berterima kasih kepada jaringan bioskop di Indonesia seperti Cinema XXI, CGV, Cinepolis, dan lainnya yang membawa film ini ke penonton di seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Lebih jauh, Nizam menegaskan bahwa jumlah penonton bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan film.
Baginya, melihat penonton semakin menghargai perjuangan serta kasih sayang seorang suami dan ayah setelah menonton Papa Zola The Movie menjadi kepuasan tersendiri.

