Menurutnya, persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan melalui wacana, melainkan membutuhkan intervensi langsung pemerintah, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, lansia, dan keluarga rentan ekonomi
“Satu-satunya jalan adalah intervensi langsung dari pemerintah,” tegas Presiden.
Dibiayai dari Efisiensi Anggaran
Terkait pembiayaan, Presiden memastikan MBG dijalankan melalui efisiensi dan penghematan anggaran negara tanpa mengganggu stabilitas fiskal.
Ia menegaskan defisit APBN tetap terkendali di bawah batas yang ditetapkan, yakni 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
“Defisit kita masih di bawah batas yang kita tetapkan sendiri,” katanya.
Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diposisikan sebagai kebijakan sosial, tetapi juga strategi transformasi nasional.
Pemerintah menilai MBG berperan dalam menciptakan generasi sehat, meningkatkan produktivitas ekonomi, dan mempercepat visi Indonesia Emas 2045.

