30 C
Makassar
14 February 2026, 15:41 PM WITA

Merajut Sipakatau di Tanah Rantau: Pelantikan BPD KKSS Kabupaten Bogor 2025-2030 Teguhkan Harmoni Warga Sulawesi Selatan

Overview

  • BPD KKSS Kabupaten Bogor periode 2025-2030 resmi dilantik di Cibinong sebagai peneguhan persaudaraan dan kerukunan perantau Sulawesi Selatan.
  • Kepengurusan baru menegaskan komitmen menjadikan KKSS sebagai rumah besar diaspora yang inklusif, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat Bogor.
  • Pelantikan ini menekankan nilai Bugis-Makassar sipakatau, sipakalebbi, sipakainge sebagai fondasi harmoni sosial dan kerja kolektif ke depan.

SulawesiPos.com – Di tengah denyut Cibinong yang kian tumbuh sebagai simpul peradaban baru di Bogor Raya, Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Bogor periode 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Sabtu (14/2/2026), dalam suasana khidmat yang memuliakan persaudaraan perantau.

Seremoni tersebut dihadiri Mayjen TNI Abdul Rivai Ras yang hadir mewakili Ketua Umum BPP KKSS, Ketua Dewan Pembina BPP KKSS H. Muhlis Patahna, Ketua BPW KKSS Provinsi Jawa Barat Andi Sri Wulandari bersama Sekretaris BPW KKSS Jawa Barat, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor Ferdinando Selmi Pardede yang hadir mewakili Bupati Bogor, disertai unsur Forkopimda Kabupaten Bogor, para ketua pilar KKSS, dan tokoh-tokoh masyarakat Sulawesi Selatan yang berdomisili di Kabupaten Bogor.

Kepengurusan baru BPD KKSS Kabupaten Bogor dipimpin Suhajji Jompa sebagai Ketua dan Rakhmat Musyawir sebagai Sekretaris, yang dilantik oleh Ketua BPW KKSS Jawa Barat Andi Sri Wulandari bersama jajaran sekretariat BPW dalam prosesi pengukuhan yang menegaskan mandat organisasi untuk lima tahun ke depan.

Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Mengokohkan Kerukunan”, pelantikan ini menjadi panggung peneguhan nilai Bugis-Makassar melalui semboyan “Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge” yang menautkan etika sosial perantau pada prinsip saling memanusiakan, saling menghormati, dan saling mengingatkan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Di hadapan para undangan, kepengurusan yang baru dikukuhkan menegaskan orientasi kerja yang tidak berhenti pada seremonial, melainkan menjadikan KKSS sebagai rumah besar diaspora Sulawesi Selatan yang inklusif, adaptif, dan berdaya guna bagi anggota sekaligus masyarakat luas di Kabupaten Bogor.

Rangkaian acara yang disemarakkan penampilan seni budaya dan sesi ramah tamah menghadirkan suasana hangat yang mempertemukan ingatan kampung halaman dengan ikhtiar membangun kebersamaan di tanah rantau, sehingga pelantikan berfungsi sebagai ruang silaturahmi lintas generasi, profesi, dan latar sosial.

Kehadiran unsur pemerintah daerah melalui Kepala Kesbangpol Ferdinando Selmi Pardede yang mewakili Bupati Bogor menjadi isyarat bahwa KKSS dipandang sebagai mitra strategis dalam merawat harmoni sosial, memperkuat kohesi warga, dan mengembangkan sinergi pembangunan yang berakar pada kearifan budaya.

Sebagai organisasi paguyuban yang menghubungkan jejaring Sulawesi Selatan di berbagai wilayah, KKSS memikul peran menjaga identitas kultural sekaligus menggerakkan solidaritas sosial, jejaring ekonomi, serta kontribusi sosial-kemanusiaan yang relevan dengan kebutuhan daerah tempat bermukim.

Pelantikan BPD KKSS Kabupaten Bogor periode 2025–2030 pada akhirnya menjadi penegasan bahwa kerukunan keluarga Sulawesi Selatan adalah energi kolektif yang dirawat melalui kerja organisasi, keteladanan budaya, dan komitmen sosial, agar nilai sipakatau terus hidup sebagai etika bersama di Bogor dalam lima tahun mendatang. (ali)

Overview

  • BPD KKSS Kabupaten Bogor periode 2025-2030 resmi dilantik di Cibinong sebagai peneguhan persaudaraan dan kerukunan perantau Sulawesi Selatan.
  • Kepengurusan baru menegaskan komitmen menjadikan KKSS sebagai rumah besar diaspora yang inklusif, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat Bogor.
  • Pelantikan ini menekankan nilai Bugis-Makassar sipakatau, sipakalebbi, sipakainge sebagai fondasi harmoni sosial dan kerja kolektif ke depan.

SulawesiPos.com – Di tengah denyut Cibinong yang kian tumbuh sebagai simpul peradaban baru di Bogor Raya, Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Bogor periode 2025–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan pada Sabtu (14/2/2026), dalam suasana khidmat yang memuliakan persaudaraan perantau.

Seremoni tersebut dihadiri Mayjen TNI Abdul Rivai Ras yang hadir mewakili Ketua Umum BPP KKSS, Ketua Dewan Pembina BPP KKSS H. Muhlis Patahna, Ketua BPW KKSS Provinsi Jawa Barat Andi Sri Wulandari bersama Sekretaris BPW KKSS Jawa Barat, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor Ferdinando Selmi Pardede yang hadir mewakili Bupati Bogor, disertai unsur Forkopimda Kabupaten Bogor, para ketua pilar KKSS, dan tokoh-tokoh masyarakat Sulawesi Selatan yang berdomisili di Kabupaten Bogor.

Kepengurusan baru BPD KKSS Kabupaten Bogor dipimpin Suhajji Jompa sebagai Ketua dan Rakhmat Musyawir sebagai Sekretaris, yang dilantik oleh Ketua BPW KKSS Jawa Barat Andi Sri Wulandari bersama jajaran sekretariat BPW dalam prosesi pengukuhan yang menegaskan mandat organisasi untuk lima tahun ke depan.

Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Mengokohkan Kerukunan”, pelantikan ini menjadi panggung peneguhan nilai Bugis-Makassar melalui semboyan “Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge” yang menautkan etika sosial perantau pada prinsip saling memanusiakan, saling menghormati, dan saling mengingatkan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Di hadapan para undangan, kepengurusan yang baru dikukuhkan menegaskan orientasi kerja yang tidak berhenti pada seremonial, melainkan menjadikan KKSS sebagai rumah besar diaspora Sulawesi Selatan yang inklusif, adaptif, dan berdaya guna bagi anggota sekaligus masyarakat luas di Kabupaten Bogor.

Rangkaian acara yang disemarakkan penampilan seni budaya dan sesi ramah tamah menghadirkan suasana hangat yang mempertemukan ingatan kampung halaman dengan ikhtiar membangun kebersamaan di tanah rantau, sehingga pelantikan berfungsi sebagai ruang silaturahmi lintas generasi, profesi, dan latar sosial.

Kehadiran unsur pemerintah daerah melalui Kepala Kesbangpol Ferdinando Selmi Pardede yang mewakili Bupati Bogor menjadi isyarat bahwa KKSS dipandang sebagai mitra strategis dalam merawat harmoni sosial, memperkuat kohesi warga, dan mengembangkan sinergi pembangunan yang berakar pada kearifan budaya.

Sebagai organisasi paguyuban yang menghubungkan jejaring Sulawesi Selatan di berbagai wilayah, KKSS memikul peran menjaga identitas kultural sekaligus menggerakkan solidaritas sosial, jejaring ekonomi, serta kontribusi sosial-kemanusiaan yang relevan dengan kebutuhan daerah tempat bermukim.

Pelantikan BPD KKSS Kabupaten Bogor periode 2025–2030 pada akhirnya menjadi penegasan bahwa kerukunan keluarga Sulawesi Selatan adalah energi kolektif yang dirawat melalui kerja organisasi, keteladanan budaya, dan komitmen sosial, agar nilai sipakatau terus hidup sebagai etika bersama di Bogor dalam lima tahun mendatang. (ali)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/