23 C
Makassar
14 February 2026, 7:41 AM WITA

Purbaya Sebut Rencana Pembayaran Whoosh Pakai APBN Masih 50:50

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa ia belum mengetahui soal wacana pembayaran utang Kereta Cepat Whoosh yang akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Menurutnya, rencana pembayaran utang Whoosh itu masih setengah-setengah, yang merujuk pada adanya pembagian pembayaran antara APBN dan sumber lainnya.

Selain itu, Purbaya juga mengaku belum bisa memastikan karena dirinya belum diundang dalam rapat terkait utang Whoosh.

“Nanti saya belum dipanggil untuk masalah itu, seinget saya sih (skema) masih 50:50 (fifty fifty), belum diajak ke sana,” ungkap Purbaya kepada wartawan di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Adapun sebelumnya, informasi pembayaran utang Whoosh menggunakan APBN telah dikonfirmasi oleh Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi beberapa waktu lalu.

Terkait hal tersebut, Mensesneg memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk membayar utang Whoosh sebesar Rp 1,2 triliun per tahun dari APBN.

“Iya (bayar utang Whoosh pakai APBN),” kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Meski begitu, Prasetyo belum dapat menyampaikan skemanya secara detail.

Sebab, rapat dan pembicaraan teknis terkait pembayaran utang Whoosh akan langsung dipimpin oleh CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani.

Hingga kini, pemerintah melalui Danantara baru berencana untuk melakukan negosiasi dan terkait skema detailnya masih dalam proses finalisasi.

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa ia belum mengetahui soal wacana pembayaran utang Kereta Cepat Whoosh yang akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Menurutnya, rencana pembayaran utang Whoosh itu masih setengah-setengah, yang merujuk pada adanya pembagian pembayaran antara APBN dan sumber lainnya.

Selain itu, Purbaya juga mengaku belum bisa memastikan karena dirinya belum diundang dalam rapat terkait utang Whoosh.

“Nanti saya belum dipanggil untuk masalah itu, seinget saya sih (skema) masih 50:50 (fifty fifty), belum diajak ke sana,” ungkap Purbaya kepada wartawan di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Adapun sebelumnya, informasi pembayaran utang Whoosh menggunakan APBN telah dikonfirmasi oleh Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi beberapa waktu lalu.

Terkait hal tersebut, Mensesneg memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk membayar utang Whoosh sebesar Rp 1,2 triliun per tahun dari APBN.

“Iya (bayar utang Whoosh pakai APBN),” kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Meski begitu, Prasetyo belum dapat menyampaikan skemanya secara detail.

Sebab, rapat dan pembicaraan teknis terkait pembayaran utang Whoosh akan langsung dipimpin oleh CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani.

Hingga kini, pemerintah melalui Danantara baru berencana untuk melakukan negosiasi dan terkait skema detailnya masih dalam proses finalisasi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru