Ia memaparkan, selain tenaga kerja langsung, setiap dapur juga mendongkrak munculnya lima hingga sepuluh pemasok bahan pangan.
Kemudian dia menjelaskan bahwa para pemasok tersebut melibatkan petani dan peternak di tingkat lokal, mulai dari petani sayur dan ikan hingga peternak ayam, kambing, dan sapi perah.
“Ekonomi di desa hidup. Petani sayur, petani ikan, peternak ayam, peternak kambing, peternak susu, semua yakin bahwa hasilnya langsung dibeli dan tidak jauh karena di tiap kampung mereka bisa punya pasar tetap, pasar terjamin. Ini menimbulkan ekonomi dari bawah,” jelasnya.
Presiden menambahkan sejumlah kepala daerah telah melaporkan mulai terasa dinamika pertumbuhan ekonomi di daerah yang ditopang oleh aktivitas program MBG, terutama di sektor pertanian dan rantai pasok pangan lokal.

