24 C
Makassar
14 February 2026, 8:59 AM WITA

Aliran Rp 1 Miliar Bandar Narkoba Seret Kapolres Bima Kota, Bermula dari Permintaan Alphard

Pertemuan berlangsung di salah satu kamar lantai empat, dengan AKP Malaungi datang seorang diri.

“Di kamar itu, klien kami diberikan 488 gram sabu yang diamankan di rumah dinasnya itu. Setelah diterima, sabu dibawa ke mobil dan disimpan di rumah dinas,” ucap Asmuni.

Barang haram tersebut disebut hanya dititipkan sebagai jaminan, bukan untuk langsung diedarkan.

“Jadi, kalau sisa Rp 800 juta dari Rp 1,8 miliar sudah dikirim, baru sabu itu diambil untuk diedarkan Koko Erwin di Kota Bima,” ujarnya.

Uraian mengenai aliran dana dari Koko Erwin ini telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) AKP Malaungi sebagai tersangka dalam penyidikan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB.

“Dan apa yang saya sampaikan ini turut kami sertakan dalam BAP berupa bukti ‘chat’ (pesan WhatsApp), bukti penerimaan uang melalui ajudan kapolres dan rekaman CCTV di hotel, semua lengkap,” ucap Asmuni.

Curhat ke Istri soal Tekanan Jabatan

Asmuni menegaskan, penyerahan uang Rp 1 miliar tersebut merupakan tindak lanjut dari permintaan AKBP Didik yang menginginkan mobil Toyota Alphard terbaru seharga Rp 1,8 miliar.

“Jadi, ini bentuk tekanannya, klien kami (AKP Malaungi) dibebankan untuk membeli atau memberikan satu unit mobil ini,” kata Asmuni.

Pertemuan berlangsung di salah satu kamar lantai empat, dengan AKP Malaungi datang seorang diri.

“Di kamar itu, klien kami diberikan 488 gram sabu yang diamankan di rumah dinasnya itu. Setelah diterima, sabu dibawa ke mobil dan disimpan di rumah dinas,” ucap Asmuni.

Barang haram tersebut disebut hanya dititipkan sebagai jaminan, bukan untuk langsung diedarkan.

“Jadi, kalau sisa Rp 800 juta dari Rp 1,8 miliar sudah dikirim, baru sabu itu diambil untuk diedarkan Koko Erwin di Kota Bima,” ujarnya.

Uraian mengenai aliran dana dari Koko Erwin ini telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) AKP Malaungi sebagai tersangka dalam penyidikan Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB.

“Dan apa yang saya sampaikan ini turut kami sertakan dalam BAP berupa bukti ‘chat’ (pesan WhatsApp), bukti penerimaan uang melalui ajudan kapolres dan rekaman CCTV di hotel, semua lengkap,” ucap Asmuni.

Curhat ke Istri soal Tekanan Jabatan

Asmuni menegaskan, penyerahan uang Rp 1 miliar tersebut merupakan tindak lanjut dari permintaan AKBP Didik yang menginginkan mobil Toyota Alphard terbaru seharga Rp 1,8 miliar.

“Jadi, ini bentuk tekanannya, klien kami (AKP Malaungi) dibebankan untuk membeli atau memberikan satu unit mobil ini,” kata Asmuni.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru