Setelah Hari Pers: Media Sosial, Kecepatan, dan Tanggung Jawab Publik di Makassar

Ketika publik mampu membaca kecepatan tanpa kehilangan kedalaman, ketika pers menjaga tanggung jawab di tengah tekanan trafik, ruang publik menjadi lebih sehat. Tantangan ini membutuhkan kerja berkelanjutan.

Di Makassar dan Indonesia Timur, kerja itu dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dengan membiasakan diri bertanya sebelum percaya, membaca sebelum membagikan, dan mendengar sebelum bereaksi.

Darmadi H. Tariah
Anggota Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Sulawesi Selata

BACA JUGA: 
Eksebisi Mini Soccer Jurnalis FC VS Forkopimda+OPD Warnai Semarak HPN ke 80 di Bone

Ketika publik mampu membaca kecepatan tanpa kehilangan kedalaman, ketika pers menjaga tanggung jawab di tengah tekanan trafik, ruang publik menjadi lebih sehat. Tantangan ini membutuhkan kerja berkelanjutan.

Di Makassar dan Indonesia Timur, kerja itu dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dengan membiasakan diri bertanya sebelum percaya, membaca sebelum membagikan, dan mendengar sebelum bereaksi.

Darmadi H. Tariah
Anggota Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Sulawesi Selata

BACA JUGA: 
Media Sosial sebagai Medan Perang Narasi

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru