25 C
Makassar
10 February 2026, 9:13 AM WITA

Beredar Video Viral Bocah WNI Ditabrak Mobil di Singapura, KBRI Dampingi Keluarga

SulawesiPos.com – Seorang bocah perempuan warga negara Indonesia (WNI) berusia 6 tahun meninggal dunia setelah ditabrak mobil di kawasan Chinatown, Singapura.

Insiden tragis itu terjadi pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 11.50 waktu setempat di South Bridge Road, dekat Kuil Relik Gigi Buddha.

Kepolisian Singapura (Singapore Police Force/SPF) menyebutkan, kecelakaan melibatkan satu mobil dan dua pejalan kaki yang tengah menyeberang jalan, yaitu korban yang berusia 6 tahun dan ibunya yang berusia 31 tahun, yang sedang berkunjung dari Indonesia.

SPF menjelaskan, kedua korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Singapura dalam kondisi sadar.

Namun, beberapa saat kemudian, bocah perempuan tersebut meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya. Sementara sang ibu masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Kronologi juga diceritakan seorang saksi mata yang berada tepat di belakang korban.

Dalam unggahan di laman Facebook SG Road Vigilante, saksi menjelaskan bahwa mobil tiba-tiba keluar dari area parkir tanpa memperhatikan pejalan kaki.

“Saya berjalan tidak jauh di belakang ibu dan anak itu. Pengemudi hanya melihat ke kiri saat berbelok ke kanan, lalu tiba-tiba berakselerasi,” tulis saksi tersebut. Ia menambahkan, roda belakang mobil sempat melindas tubuh sang ibu.

Baca Juga: 
Gus Yaqut Tiba di Gedung Merah Putih, Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

“Saya tidak mengerti mengapa pengemudi berakselerasi begitu cepat saat keluar dari tempat parkir,” ujarnya.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, SPF menyatakan pengemudi mobil, perempuan berusia 38 tahun, telah ditangkap.

SulawesiPos.com – Seorang bocah perempuan warga negara Indonesia (WNI) berusia 6 tahun meninggal dunia setelah ditabrak mobil di kawasan Chinatown, Singapura.

Insiden tragis itu terjadi pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 11.50 waktu setempat di South Bridge Road, dekat Kuil Relik Gigi Buddha.

Kepolisian Singapura (Singapore Police Force/SPF) menyebutkan, kecelakaan melibatkan satu mobil dan dua pejalan kaki yang tengah menyeberang jalan, yaitu korban yang berusia 6 tahun dan ibunya yang berusia 31 tahun, yang sedang berkunjung dari Indonesia.

SPF menjelaskan, kedua korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Singapura dalam kondisi sadar.

Namun, beberapa saat kemudian, bocah perempuan tersebut meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya. Sementara sang ibu masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Kronologi juga diceritakan seorang saksi mata yang berada tepat di belakang korban.

Dalam unggahan di laman Facebook SG Road Vigilante, saksi menjelaskan bahwa mobil tiba-tiba keluar dari area parkir tanpa memperhatikan pejalan kaki.

“Saya berjalan tidak jauh di belakang ibu dan anak itu. Pengemudi hanya melihat ke kiri saat berbelok ke kanan, lalu tiba-tiba berakselerasi,” tulis saksi tersebut. Ia menambahkan, roda belakang mobil sempat melindas tubuh sang ibu.

Baca Juga: 
BPJS PBI Dinonaktifkan, DPR Desak Mekanisme Darurat untuk Pasien Penyakit Kronis

“Saya tidak mengerti mengapa pengemudi berakselerasi begitu cepat saat keluar dari tempat parkir,” ujarnya.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, SPF menyatakan pengemudi mobil, perempuan berusia 38 tahun, telah ditangkap.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/