Megawati juga mengingatkan bahwa pemberdayaan perempuan tidak boleh dipersempit hanya pada keterwakilan jabatan formal.
Menurutnya, yang terpenting adalah keterlibatan bermakna perempuan dalam perumusan hingga implementasi kebijakan negara.
Negara harus menjamin ruang, perlindungan, dan kesempatan setara bagi perempuan di seluruh aspek kehidupan berbangsa.
Ia mengaitkan isu tersebut dengan prinsip keadilan universal.
Peradaban yang menyingkirkan perempuan dari tanggung jawab publik, kata dia, pada akhirnya akan kehilangan keseimbangan serta legitimasi moral.
Dihadiri Keluarga dan Pejabat Diplomatik
Prosesi penganugerahan turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya M. Prananda Prabowo beserta istri Nancy Prananda, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad.
Sebelumnya, Megawati telah menerima 10 gelar doktor kehormatan dan tiga gelar profesor kehormatan dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

