Sang ibu mengungkapkan bahwa malam sebelumnya korban sempat menginap di rumahnya dan pagi hari diantar kembali ke rumah nenek menggunakan ojek.
“Saya sempat berpesan supaya rajin sekolah dan mengerti kondisi keluarga yang sedang sulit,” ujarnya dengan suara bergetar.
Peristiwa ini semakin menyayat hati setelah aparat menemukan secarik surat wasiat tulisan tangan korban dalam bahasa daerah yang berisi pesan perpisahan kepada ibunya.

