Latar belakang kejadian
Sebelumnya, duka mendalam menyelimuti warga Dusun Sawasina, Desa Nuruwolo, Kecamatan Jerebuu.
YBR, siswa kelas IV SD, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon cengkeh.
Peristiwa memilukan itu diduga bermula dari permintaan sederhana korban kepada ibunya untuk dibelikan buku tulis dan pensil.
Namun, keterbatasan ekonomi membuat permintaan tersebut belum dapat dipenuhi.
Camat Jerebuu Bernardus H. Tage menyebut korban dikenal sebagai anak pendiam, sopan, dan rajin bersekolah.
“Menurut keterangan tetangga, dia anak yang baik dan rajin sekolah. Tidak ada tanda-tanda yang mencolok bahwa dia menyimpan beban berat,” ujarnya.
Diketahui, ayah korban telah meninggal sebelum ia lahir.
Selama ini YBR tinggal bersama neneknya yang telah lanjut usia, sementara ibunya menetap di kampung lain bersama anak-anaknya yang lain.
Pada pagi hari sebelum kejadian, korban sempat terlihat duduk di depan rumah neneknya, padahal seharusnya berangkat ke sekolah.
Beberapa jam kemudian, jasadnya ditemukan warga yang sedang menggembalakan kerbau di sekitar lokasi.

