26 C
Makassar
4 February 2026, 20:41 PM WITA

Produksi dan Stok Beras Surplus, Raffi Ahmad Ajak Generasi Muda Kuatkan Sektor Pertanian

SulawesiPos.com, Jakarta – Produksi beras Indonesia mencatat surplus dan cadangan pangan nasional berada pada posisi kuat. Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menyampaikan kekagumannya terhadap kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang dinilai luar biasa dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kepada generasi muda, ini Pak Mentan, Pak Amran luar biasa! Kita banyak belajar sama beliau,” kata Raffi usai pertemuan bersama Mentan Amran di Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Raffi menilai capaian swasembada pangan serta kuatnya stok pangan nasional merupakan bukti konkret keberhasilan kebijakan pertanian pemerintah yang sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, ketahanan pangan menjadi fondasi utama bagi kekuatan dan kedaulatan bangsa.

“Ketahanan pangan itu adalah hal yang terpenting di Republik ini dan juga prioritasnya Bapak Presiden,” ungkapnya.

Ia mengakui keberhasilan Mentan Amran beserta jajaran dan semua pihak terlibat yang telah mengantarkan Indonesia kembali swasembada pangan di tahun 2025. Tidak hanya itu, Raffi juga mengapresiasi capaian stok pangan Indonesia yang saat ini berada dalam posisi kuat.

Baca Juga: 
KPK Periksa Bupati Pati Sudewo di Kudus demi Keamanan, Jaga-jaga Ada Bentrok

“Alhamdulillah Indonesia sudah swasembada dan alhamdulillah stok pangan kita juga kuat sekali ya. Ini kita mau belajar dari Pak Amran. Pokoknya Indonesia kuat, swasembada pangan!” ucapnya.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian terus memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produksi komoditas strategis, penguatan cadangan pangan nasional, serta pengawalan distribusi agar pasokan tetap aman dan harga terkendali. Di tengah tantangan global dan perubahan iklim, Indonesia mampu menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka tetap produksi beras Indonesia di tahun 2025 mencapai 34,69 juta ton, meningkat 13,29 persen dibandingkan tahun 2024. Dengan konsumsi beras nasional yang diperkirakan sebesar 30 juta ton di tahun 2025, Indonesia surplus beras dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa impor. Capaian produksi ini juga didukung dengan stok nasional yang kuat. Cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat berada di posisi 3,34 juta ton.

Menanggapi apresiasi tersebut, Mentan Amran menyampaikan terima kasih atas dukungan Raffi Ahmad dan berbagai pihak yang terus memberikan perhatian pada sektor pertanian. Menurutnya, capaian swasembada dan terjaganya stok pangan nasional merupakan hasil kerja keras bersama, mulai dari petani hingga seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga: 
Atas perintah Trump, Amerika Keluar dari Puluhan Organisasi Internasional: Apakah Afghanistan Juga akan Terdampak?

“Ini berkat dukungan semua pihak, termasuk Pak Raffi dan generasi muda Indonesia,” pungkas Mentan Amran.

Capaian swasembada pangan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi berdampak nyata pada meningkatnya kesejahteraan petani. Hal ini tercermin dari membaiknya daya beli dan pendapatan petani yang ditunjukkan oleh Nilai Tukar Petani (NTP) di Desember 2025 mencapai 125,35, tertinggi sepanjang sejarah, dengan rata-rata NTP sepanjang 2025 mencapai 123,26 atau tertinggi dalam 33 tahun terakhir.

Selain itu, Kementan juga terus mendorong modernisasi pertanian melalui optimalisasi alat dan mesin pertanian, perbaikan infrastruktur irigasi, serta penguatan peran petani muda. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan swasembada pangan tetap terjaga dan sektor pertanian semakin menarik bagi generasi muda.

SulawesiPos.com, Jakarta – Produksi beras Indonesia mencatat surplus dan cadangan pangan nasional berada pada posisi kuat. Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menyampaikan kekagumannya terhadap kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang dinilai luar biasa dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kepada generasi muda, ini Pak Mentan, Pak Amran luar biasa! Kita banyak belajar sama beliau,” kata Raffi usai pertemuan bersama Mentan Amran di Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Raffi menilai capaian swasembada pangan serta kuatnya stok pangan nasional merupakan bukti konkret keberhasilan kebijakan pertanian pemerintah yang sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, ketahanan pangan menjadi fondasi utama bagi kekuatan dan kedaulatan bangsa.

“Ketahanan pangan itu adalah hal yang terpenting di Republik ini dan juga prioritasnya Bapak Presiden,” ungkapnya.

Ia mengakui keberhasilan Mentan Amran beserta jajaran dan semua pihak terlibat yang telah mengantarkan Indonesia kembali swasembada pangan di tahun 2025. Tidak hanya itu, Raffi juga mengapresiasi capaian stok pangan Indonesia yang saat ini berada dalam posisi kuat.

Baca Juga: 
Mentan Amran Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

“Alhamdulillah Indonesia sudah swasembada dan alhamdulillah stok pangan kita juga kuat sekali ya. Ini kita mau belajar dari Pak Amran. Pokoknya Indonesia kuat, swasembada pangan!” ucapnya.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian terus memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produksi komoditas strategis, penguatan cadangan pangan nasional, serta pengawalan distribusi agar pasokan tetap aman dan harga terkendali. Di tengah tantangan global dan perubahan iklim, Indonesia mampu menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan.

Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka tetap produksi beras Indonesia di tahun 2025 mencapai 34,69 juta ton, meningkat 13,29 persen dibandingkan tahun 2024. Dengan konsumsi beras nasional yang diperkirakan sebesar 30 juta ton di tahun 2025, Indonesia surplus beras dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa impor. Capaian produksi ini juga didukung dengan stok nasional yang kuat. Cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat berada di posisi 3,34 juta ton.

Menanggapi apresiasi tersebut, Mentan Amran menyampaikan terima kasih atas dukungan Raffi Ahmad dan berbagai pihak yang terus memberikan perhatian pada sektor pertanian. Menurutnya, capaian swasembada dan terjaganya stok pangan nasional merupakan hasil kerja keras bersama, mulai dari petani hingga seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga: 
Andy Dahananto Pilot Pesawat ATR yang Jatuh di Maros Bukan Orang Sembarang, Punya Jabatan Penting

“Ini berkat dukungan semua pihak, termasuk Pak Raffi dan generasi muda Indonesia,” pungkas Mentan Amran.

Capaian swasembada pangan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi berdampak nyata pada meningkatnya kesejahteraan petani. Hal ini tercermin dari membaiknya daya beli dan pendapatan petani yang ditunjukkan oleh Nilai Tukar Petani (NTP) di Desember 2025 mencapai 125,35, tertinggi sepanjang sejarah, dengan rata-rata NTP sepanjang 2025 mencapai 123,26 atau tertinggi dalam 33 tahun terakhir.

Selain itu, Kementan juga terus mendorong modernisasi pertanian melalui optimalisasi alat dan mesin pertanian, perbaikan infrastruktur irigasi, serta penguatan peran petani muda. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan swasembada pangan tetap terjaga dan sektor pertanian semakin menarik bagi generasi muda.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/