Sang ibu kemudian menasihati anaknya agar tidak mandi hujan karena dikhawatirkan dapat memperparah kondisi kesehatannya.
Keesokan paginya sekitar pukul 07.30 Wita, korban dibangunkan untuk berangkat ke sekolah.
Namun, ia kembali mengaku masih merasa pusing. Meski demikian, ibunya tetap meminta korban berangkat sekolah karena dalam sepekan terakhir ia beberapa kali tidak masuk.
Sekitar pukul 08.00 Wita, korban diantar oleh tukang ojek menuju pondok milik neneknya di wilayah Welumina Nen untuk mengambil seragam sekolah yang tertinggal di sana.
Sesampainya di lokasi, dua saksi berinisial GK dan RB melihat korban duduk belajar di bale-bale.
Ketika ditanya mengapa tidak berangkat ke sekolah, korban menjawab masih mengalami sakit kepala.
Sekitar pukul 11.00 Wita, saksi KD yang hendak mengikat kerbau di sekitar pondok nenek korban menemukan korban sudah tergantung di salah satu dahan pohon cengkeh.
Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan hingga pihak berwenang datang dan melakukan evakuasi.
Polisi Temukan Surat dan Tali Nilon di Lokasi
Personel Polres Ngada segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, serta mengidentifikasi jenazah korban.

