Tujuan publikasi dokumen adalah meningkatkan transparansi publik terhadap salah satu kasus kriminal paling besar dalam sejarah modern Amerika Serikat.
Pada akhir Januari 2026, DOJ merilis lebih dari tiga juta halaman dokumen Epstein Files ke publik.
Meski demikian, sejumlah aktivis dan penyintas menilai pengungkapan ini masih belum sepenuhnya transparan, sementara pemerintah menegaskan bahwa redaksi dilakukan demi melindungi identitas korban.
Isi dokumen Epstein mencakup:
- Catatan hukum dari proses pidana dan gugatan perdata
- Email dan korespondensi pribadi dengan individu berpengaruh
- Daftar kontak dan jadwal pertemuan
- Log penerbangan pesawat pribadi Epstein
- Laporan saksi dan korban
- Foto serta bukti visual hasil investigasi
Link Dokumen Eipstein Resmi dari DOJ
Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis dokumen Epstein di laman resminya.
5 Dosa Epstein yang Terungkap dalam Dokumen
Dokumen Epstein menegaskan kembali skandal besar yang selama ini menjadi sorotan dunia internasional, termasuk pola sistematis perekrutan korban dan jaringan relasi yang luas.
Beberapa skandal utama yang tercantum antara lain:
- Perdagangan seks anak di bawah umur dengan modus perekrutan terorganisir
- Penyediaan korban untuk tamu elit di berbagai properti Epstein
- Penggunaan pesawat pribadi dan pulau privat sebagai lokasi kejahatan
- Upaya membungkam korban melalui tekanan hukum dan finansial
- Dugaan perlindungan hukum khusus yang memperlambat proses keadilan
Dokumen juga menunjukkan bagaimana Epstein mampu mempertahankan pengaruhnya selama bertahun-tahun meskipun beberapa kali diselidiki aparat penegak hukum.
Daftar Nama Tokoh yang Terlibat dalam Dokumen Epstein
Terdapat sejumlah tokoh penting mulai dariDonald Trump, Elon Musk, hingga Bill Gates yang tercatat dalam dokumen, sebagaimana dilansir The Associated Press, Selasa (3/2/2026):
- Andrew Mountbatten-Windson: Pangeran Andrew muncul ratusan kali dalam dokumen Epstein, termasuk email dan foto yang kontroversial, namun membantah tuduhan pelecehan; gelar kerajaannya dicabut oleh Raja Charles III.
- Sarah Ferguson: Duchess of York sempat meminta saran kepada Epstein terkait wawancara media, meski sebelumnya telah meminta maaf atas hubungannya dengan Epstein, dan menegaskan tidak akan lagi berurusan dengannya.

