“Kadang diskusinya sangat panas. Tapi justru di situlah terlihat betapa hidupnya dinamika akademik dan keilmuan di pesantren,” katanya.
Ia menyebut NU sebagai keluarga besar yang kaya dinamika, namun tetap harmonis. “NU itu seperti keluarga besar, penuh dinamika, tetapi tetap sakinah,” tutupnya.

