Ia menekankan pentingnya pelatihan ulang keterampilan, pendidikan data dan AI yang praktis, serta literasi keamanan digital agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu melindungi diri di era otomatisasi.
Ukuran kewarasan investasi AI
Untuk menghindari histeria, Prof Indrabayu menyarankan publik menilai perusahaan AI secara sederhana dengan melihat apakah biaya operasionalnya masuk akal, datanya dikelola dengan baik, sistemnya aman, dan produknya benar-benar dipakai orang.
Ia menutup dengan pesan bahwa pasar pada akhirnya akan kembali menghargai kegunaan nyata, bukan sekadar jargon teknologi, sehingga masa depan AI lebih ditentukan oleh kualitas penerapan daripada besarnya sorotan publik. (ali)

