24 C
Makassar
3 February 2026, 5:04 AM WITA

Seskab Teddy Ungkapkan Isi Pertemuan Prabowo-Macron di Istana Élysée

Overview:

  • Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menggelar pertemuan tertutup selama 2,5 jam di Istana Élysée.
  • Kedua pemimpin sepakat memperkuat kemitraan strategis dan menyelaraskan pandangan isu global.
  • Pertemuan ini menutup rangkaian lawatan luar negeri Presiden Prabowo ke Inggris, Swiss, dan Prancis.

SulawesiPos.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membeberkan isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang berlangsung di Istana Élysée, Paris, Prancis.

Pertemuan tertutup tersebut digelar selama kurang lebih 2,5 jam.

Teddy menjelaskan Presiden Prabowo memenuhi undangan Presiden Macron untuk menghadiri jamuan makan malam di Istana Élysée pada Jumat (23/1/2026) malam.

Sebelumnya, kedua pemimpin negara sama-sama berada di Davos, Swiss, untuk menghadiri dan menyampaikan pidato khusus dalam Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026.

“Pertemuan tertutup kedua pemimpin tersebut berlangsung sekitar 2,5 jam diawali makan malam. Kedua pemimpin berkomitmen memperkuat kemitraan strategis di berbagai bidang yang telah dibangun sejak lama, serta menyelaraskan isu-isu global antara kedua pemimpin,” kata Seskab Teddy Saat dihubungi di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (25/1/2026).

Baca Juga: 
NasDem Sebut Kunjungan Perdana Presiden Prabowo ke IKN Jawab Spekulasi Publik

Teddy yang turut mendampingi Presiden Prabowo menyampaikan dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah isu global yang menjadi perhatian Prancis, terutama dalam kapasitasnya sebagai ketua kelompok negara G7.

Presiden Macron dalam pertemuan tersebut didampingi Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Vincent Giraud, Penasihat Luar Negeri Emmanuel Bonne, serta Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone.

Sementara Presiden Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto.

Kunjungan Presiden Prabowo di Paris berlangsung singkat, sekitar lima jam.

Usai pertemuan dengan Presiden Macron, Presiden Prabowo langsung bertolak kembali ke Tanah Air.

Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan terbatas mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu sore.

Overview:

  • Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menggelar pertemuan tertutup selama 2,5 jam di Istana Élysée.
  • Kedua pemimpin sepakat memperkuat kemitraan strategis dan menyelaraskan pandangan isu global.
  • Pertemuan ini menutup rangkaian lawatan luar negeri Presiden Prabowo ke Inggris, Swiss, dan Prancis.

SulawesiPos.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membeberkan isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang berlangsung di Istana Élysée, Paris, Prancis.

Pertemuan tertutup tersebut digelar selama kurang lebih 2,5 jam.

Teddy menjelaskan Presiden Prabowo memenuhi undangan Presiden Macron untuk menghadiri jamuan makan malam di Istana Élysée pada Jumat (23/1/2026) malam.

Sebelumnya, kedua pemimpin negara sama-sama berada di Davos, Swiss, untuk menghadiri dan menyampaikan pidato khusus dalam Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026.

“Pertemuan tertutup kedua pemimpin tersebut berlangsung sekitar 2,5 jam diawali makan malam. Kedua pemimpin berkomitmen memperkuat kemitraan strategis di berbagai bidang yang telah dibangun sejak lama, serta menyelaraskan isu-isu global antara kedua pemimpin,” kata Seskab Teddy Saat dihubungi di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (25/1/2026).

Baca Juga: 
Israel Impor Minyak dari Azerbaijan Melonjak Lewat Turki

Teddy yang turut mendampingi Presiden Prabowo menyampaikan dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah isu global yang menjadi perhatian Prancis, terutama dalam kapasitasnya sebagai ketua kelompok negara G7.

Presiden Macron dalam pertemuan tersebut didampingi Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Vincent Giraud, Penasihat Luar Negeri Emmanuel Bonne, serta Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone.

Sementara Presiden Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto.

Kunjungan Presiden Prabowo di Paris berlangsung singkat, sekitar lima jam.

Usai pertemuan dengan Presiden Macron, Presiden Prabowo langsung bertolak kembali ke Tanah Air.

Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan terbatas mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu sore.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/