“Ini karena SPPG malas, dan tidak mengecek ke lapangan,” tegas Nanik.
Atas kejadian tersebut, Nanik yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Tim Koordinasi Pelaksanaan Program MBG mewajibkan seluruh Kepala SPPG untuk aktif mendatangi sekolah-sekolah penerima manfaat, termasuk posyandu, guna berkoordinasi dan memperoleh data paling mutakhir.
“Jangan sampai terulang kasus seperti yang di Madura itu,” pungkasnya.

