Overview
- Pemerintah menggelontorkan investasi Rp20 triliun untuk membangun 12 pabrik peternakan ayam terintegrasi di berbagai daerah.
- Proyek yang dibiayai Danantara ini ditargetkan mulai groundbreaking pada 28 Januari 2026.
- Pembangunan ditujukan sebagai solusi permanen menstabilkan harga DOC sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
SulawesiPos.com – Pemerintah bersiap mengeksekusi proyek besar di sektor perunggasan dengan nilai investasi mencapai Rp20 triliun.
Melalui Kementerian Pertanian (Kementan), sebanyak 12 pabrik peternakan ayam pedaging dan petelur akan dibangun menggunakan pendanaan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut tahapan awal proyek tersebut akan dimulai melalui peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dijadwalkan pada 28 Januari 2026.
“Danantara, 28 Insya Allah (groundbreaking pabrik peternakan ayam), doakan, 28 Januari (2026),” kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Menurut Amran, pembangunan peternakan ayam pedaging dan petelur ini dilatarbelakangi oleh kondisi pasar unggas yang belum stabil, khususnya terkait fluktuasi harga anak ayam umur sehari atau Day Old Chicks (DOC) yang kerap melonjak dalam beberapa waktu terakhir.
Ia mencontohkan, pada Desember lalu harga DOC sempat menembus Rp14.000 per ekor, jauh di atas harga normal yang berada di kisaran Rp9.000 per ekor.

