Overview:
- Presiden Prabowo berpidato yang ia sebut sebagai Prabowonomics di WEF pada Kamis 22 Januari 2026
- Prabowo menyebutkan ekonomi Indonesia telah tumbuh lima persen tiap tahunnya selama satu dekade terakhir dan akan lebih tinggi lagi tahun-tahun yang akan datang.
- Dalam kesempatan yang sama ia membahas tentang Danantara, MBG, dan agenda penting lainnya
SulawesiPos.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato di hadapan para petinggi negara dan jajarannya di World Economic Forum (WEF), Kamis (22/1/2026).
Di awal pidatonya ia membahas tentang waktu berkumpulnya para pemimpin dunia di forum itu dalam kondisi dunia yang sedang tidak stabil.
“kita berkumpul di sini, di Davos di waktu yang penuh ketidakpastian” ujar Prabowo dipantau dari Siaran Langsung Youtube Sekretariat Presiden.
Ia menjelaskan bahwa sejarah sudah mengajarkan perdamaian dan stabilitas adalah hal yang paling bernilai.
Prabowo menyebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh lima persen tiap tahunnya, dan ia yakin akan lebih besar lagi 2026.
“Indonesia terus bertumbuh, ekonomi Indonesia terus tumbuh lima persen tiap tahunnya selama satu dekade terakhir, dan saya yakin tahun ini pertumbuhannya akan lebih tinggi, dan inflasi kami di bawah dua persen,” lanjutnya.
Ia mengklaim bahwa pertumbuhan ini terjadi karena Indonesia mengedepankan pertemanan dan kolaborasi daripada konfrontasi atau perpecahan.
Prabowo sempat menyinggung terkait efisiensi yang dilakukan sehingga menghemat anggaran sebesar
Dalam kesempatan yang sama presiden memperkenalkan Danantara Indonesia.
“di Februari lalu, kami mendirikan badan pengelola investasi Danantara Indonesia, yang mengelola satu triliun US dollar,” paparnya.

