Selain membahas ekonomi dan Danantara, Prabowo juga menyinggung soal makan bergizi gratis.
“Hari ini, dalam satu tahun kami telah mendirikan 21.102 dapur yang melayani seluruh negeri, kami memproduksi 59,8 juta makanan untuk anak-anak dan ibunya, kami memulainya dari Januari tahun lalu,” ujarnya.
Selain itu, Prabowo juga membahas tentang penyaluran smart TV yang disebarkan ke seluruh sekolah.
Prabowo dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya pendidikan, memaparkan sekolah yang dibangun seperti sekolah rakyat, dan fokusnya dalam pengembangan STEM.
Prabowonomics sendiri merupakan istilah yang diberikan oleh Prabowo sendiri tentang apa yang akan ia sampaikan di forum tersebut.
Istilah ini disebutkan oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya di depan awak media saat diwawancara di Bandar Udara London Stansted.
“Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep pemikiran ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan, selama beliau sebelum menjadi Presiden dan sejak menjadi Presiden hingga sekarang, dan beliau akan menceritakan hasil-hasil yang sudah pemerintah capai dalam satu tahun ini. Dan itu beliau sebut dengan Prabownomics, jadi anda lihat saja besok,” ujarnya di London, Rabu (21/1/2026), sesaat sebelum berangkat ke Swiss.

