Pola Pelarian Dana yang Kompleks
Tantangan lain datang dari pola pelarian dana yang kian kompleks.
Jika sebelumnya dana hasil penipuan hanya berputar di sistem perbankan, kini alurnya jauh lebih rumit dan cepat.
Dana korban, kata Kiki, dapat berpindah dari satu bank ke bank lain, lalu mengalir ke dompet elektronik, aset kripto, emas digital, platform e-commerce, hingga berbagai instrumen keuangan digital lainnya.
“Kondisi ini menuntut kecepatan pemblokiran lintas sistem, lintas pelaku industri, dan lintas sektor agar dana masyarakat tidak semakin sulit dilacak,” pungkasnya.

