Perbedaannya hanya terletak pada almamater, di mana Purbaya merupakan lulusan ITB, sementara Juda Agung berasal dari IPB.
“Dia kan background-nya kira-kira sama saya, insinyur. Habis itu jadi ekonom. Gue juga nggak tahu kenapa dia nanya (soal Kemenkeu). Kalau dia nanya, ya sudah. Kerja suka-suka lu,” imbuh Purbaya dengan nada santai.
Hingga saat ini, status Juda Agung di Kementerian Keuangan masih bersifat spekulatif.
Purbaya menyatakan posisinya tetap menunggu arahan resmi dari Presiden Prabowo sebelum melakukan langkah koordinasi lebih lanjut.
Sinyal pertemuan ini memperkuat isu adanya pergeseran posisi antara BI dan Kemenkeu demi memperkuat sinergi fiskal dan moneter di masa depan.

